Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026

DAK 2013 di Asahan Dikerjakan Tahun 2014

*Kepsek: Dana Masuk ke Rekening Akhir Desember 2013
- Rabu, 22 Januari 2014 11:43 WIB
751 view
DAK 2013 di Asahan Dikerjakan Tahun 2014
SIB/Usni Pili Panjaitan
Pembangunan ruang perpustakaan SD NEgeri 010014 Sei Lendir Kecamatan Sei Kepayang Barat ebrsumber dari dana DAK TA 2013 sebelum rampung meskipun TA 2014 talah berjalan. Foto dipetik Senin (20/1).
Sei Kepayang (SIB)- Realisasi kegiatan rehab ruang kelas dan pembangunan ruang perpustakaan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pendidikan Dasar Tahun 2013 di Sei Kepayang Barat Asahan, dikerjakan awal tahun 2014, sebagaimana pantauan SIB, Senin (20/1) di sejumlah sekolah penerima DAK.

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 010014 Desa Sei Lendir Kecamatan Sei Kepayang Barat Kabupaten Asahan, satu dari 10 sekolah di daerah tersebut penerima DAK Bidang Pendidikan Dasar Tahun 2013. Ironisnya, pelaksanaan kegiatan berlangsung awal Januari 2014. pengamatan SIB, Senin (20/1) sedang berlangsung pengerjaan satu unit ruang perpustakaan dengan memanfaatkan halaman depan sekolah.

Data di plang proyek swakelola tersebut diketahui dana kegiatan  Rp110.036.800, sumber dana DAK Bidang Pendidikan TA 2013 yang dilaksanakan Panitia Pembangunan Sekolah (PPS) sejak 2 Desember 2013 dan berakhir 8 Maret 2014.

Hasil pantauan, material tanah yang ditimbunkan di lantai ruang dalam perpustakaan dan selasarnya diduga bukan tanah yang didatangkan. Tepat di bagian belakang selasar bangunan, akar batang pohon kelapa belum di pindahkan, sementara telah dilakukan penggalian pondasi selasar.

Kepala  SDN 010014, Fauziah kepada SIB, Selasa (21/1) via telepon genggam, mengatakan tunggul akar batang pohon kelapa akan segera digali dan dipindahkan dari lokasi kegiatan. “Sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) tanah timbun adalah tanah yang didatangkan. Kalaupun ada materi l tanah yang bukan didatangkan di dalam ruang bangunan, mungkin untuk akses jalan masuk pekerja.”ujar Fauziah.

Luas ruang perpustakaan menurut Fauziah selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kegiatan yakni 7 x 8 M2 dan luas selasar sekitar 1 meter. Mekanisme pelaksanaan pembangunan ruang perpustakaan secara swakelola sebagaimana diatur di Perpres No 54 Tahun 2010 tentang Pedoman Pelaksanaan Barang/Jasa sebagaimana diubah dengan Perpres No 70 tahun 2012, dikerjakan Panitia Pembangunan Sekolah (PPS).

Terkait pelaksanaan kegiatan yang masih berlangsung meskipun telah berakhirnya TA 2013, Fauziah berdalih anggaran kegiatan diterima 30 Desember 2013. “Macam manalah dananya saja masuk ke rekening sekolah tanggal 30 Desember 2013, makanya dikerjakan sekarang.”katanya.

Arsyad Nasution warga Sei Kepayang kepada SIB di lokasi proyek, menyayangkan material tanah diduga bekas galian yang tertimbun rapi di dalam ruang perpustakaan dan selasar. “Ini tanah liat yang bukan tanah timbun. Kalau memang bukan untuk timbunan kenapa telah disebar di dalam ruang bangunan ini. Akar batang kelapa di selasar samping kenapa tidak dibersihkan. Karena akar kelapa ini bisa menyebabkan kerusakan pada struktur bangunan seperti munculnya keretakan pada lantai bangunan sehingga akan mudah rusak.”kata Arsyad mengingatkan PPK proyek agar mengedepankan integritas dan bertanggungjawab demi tercapainya program wajib belajar 9 tahun sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 12 tahun 2013 tentang Petunjuk Teknis DAK Bidang Pendidikan Dasar Tahun 2013.

Sementara, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan Kecamatan Sei Kepayang Barat, Nikmah mengatakan 10 unit sekolah di kecamatan tersebut menerima DAK 2013 dengan rincian 7 SD, 1 SMA dan 2 SMP.

Nikmah melalui telepon genggam kepada SIB, Selasa (21/1), mengaku tidak terlibat langsung terhadap implementasi kegiatan DAK Bidang Pendidikan. “UPT tidak terkait dengan kegiatan ini baik pemantauan maupun evaluasi kegiatan. Tidak ada pelimpahan berupa surat keputusan dari kabupaten. Yang mengawasi kegiatan adalah konsultan dan PPTK dari Dinas kabupaten. Namun tetap dipantau dan perkembangannya kita laporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten.”kata Nikmah menegaskan pihaknya tidak dilibatkan atau terlibat dalam pelaksanaan DAK di Kecamatan Sei Kepayang Barat.(D22/w)
 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru