Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 14 Februari 2026

Penanganan Kasus PJJ USBM di Nisel Dinilai Tebang Pilih

Redaksi - Rabu, 15 Januari 2020 17:07 WIB
183 view
Penanganan Kasus PJJ USBM di Nisel Dinilai Tebang Pilih
SIB/Dok
Ilustrasi
Nisel (SIB)
Masyarakat Nias Selatan (Nisel) menilai penanganan kasus Pendidikan Jarak Jauh Universitas Setia Budi Mandiri (PJJ USBM) bekerjasama dengan Pemkab Nisel tebang pilih. Pasalnya aktor intelektual di balik pendidikan gratis tersebut belum terungkap.

Ketua DPD LSM Independen Nasional Anti Korupsi (INAKOR) Suasana Harita meminta dugaan kasus pendidikan jarak jauh illegal di Nisel diusut tuntas. Selain merugikan negara, ada ratusan mahasiswa menjadi korban akibat PJJ USBM yang diselenggarakan Pemkab Nisel TA 2012-2013 di masa kepemimpinan mantan Bupati Idealisman Dachi itu.

Dia juga menyayangkan pengungkapan kasus tersebut hingga kini aktor intelektualnya belum terungkap. Padahal sudah jelas siapa oknum aktor di balik MoU USBM dengan Pemkab Nisel tersebut. Dengan itu, kita berharap penegak hukum lebih profesional menangani kasus ini, jangan tebang pilih, harapnya.

Kajari Nisel Rindang Onasis melalui telepon selulernya membenarkan, saat ini pihaknya sedang mendalami kembali terkait kasus USBM di Nisel yang merupakan lanjutan kasus lama. Terkait USBM itu, seorang mantan bendahara PZ sudah ditahan pada Desember lalu dan kini sudah dilimpahkan, ujarnya.

Terkait keterlibatan mantan Bupati Nisel Idealisman Dachi dalam PJJ USBM, menurut Rindang pasti ada namun belum tentu melawan hukum. "Dengan itu, kasus ini kita terus pelajari dan mendalaminya, jika nanti ditemukan secara hukum ada unsur keterlibatan mantan bupati Nisel maka kita lanjutkan," katanya.

Mantan Bupati Nisel Idealisman Dachi ketika dikonfirmasi melalui selulernya, Jumat (10/1) mengatakan, laporan masyarakat terkait PJJ USBM ia tetap menghargai proses hukum yang sedang berjalan. "Proses hukum sedang berjalan maka kita hargai karena aparat hukum sedang melakukan tugasnya," ujarnya. (N05/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru