Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 09 April 2026

Dimakamkan di Karo, Uskup Agung Em Pimpin Misa Requim FJ Pinem

Redaksi - Senin, 20 Januari 2020 16:34 WIB
634 view
Dimakamkan di Karo, Uskup Agung Em Pimpin Misa Requim FJ Pinem
SIB/Dok
Ibadah Tutup Peti : Keluarga besar Drs FJ Pinem MPd mengikuti Ibadah Tutup Peti pasca acara adat di Jambur Halilintar Medan, Jumat, (17/1) untuk dimakamkan di Pinem, Tanah Karo, Sabtu (18/1). Pelepasan jenazah mantan anggota DPRD SU itu didahului Misa Req
Tanah Karo (SIB)
Memenuhi permintaannya, jasad Drs Fransiskus J Pinem MPd dimakamkan di Pinem, Tanah Karo, Sabtu (18/1). Pelepasan jenazah tokoh pendidikan Sumut dan mantan anggota DPRD SU itu dihadiri sejumlah tokoh bangsa seperti anggota Wantimpres Agung Laksono, Johannes Sembiring, Yonas Hudaja, politisi lintas partai politik, ketua dan fungsionaris organisasi masyarakat seperti Maniur Rumapea, Iskandar 'Agam' Marpaung, Horas Sitompul, Lindawani Girsang, Ketua Pemuda Katolik Hotdiman Manik dan Yohannes Naibaho.

FJ Pinem mengembuskan napas terakhir di usia 78 tahun, Kamis (16/1) sesaat hendak cuci darah yang rutin dilakukannya lima tahun belakangan. "Yang membahagiakan bagi kami, keluarga besar Bpk FJ Pinem, orangtua kami memenuhi panggilan Bapa di surga dalam keadaan suci, karena sudah menerima seluruh sakramen sesuai ajaran Katolik," ujar Alex Pinem, putra almarhum, eksekutif di Depkumham RI, itu sesaat hendak meninggalkan Jambur Halilintar, tempat diadakan acara adat, Jumat (17/1) malam.

Pelepasan jenazah didahului dengan acara adat Karo, Toba dan Simalungun. "Kami memang keluarga besar yang memedomani adat," ujar Maniur Rumapea, anak serani almarhum. Ketika berkeluarga, fungsionaris Kosgoro 1957 tersebut dinikahkan FJ Pinem. "Secara Katolik, almarhum menjadi orangtua kami," tambah pendidik di SMA St Thomas 1 Medan tersebut.

Wafat di rumah sakit, jasad disemayakan di kediamannya. Menutup pelayatan, Uskup Agung Medan Emeritus Mgr Dr Pius Datubara OFMCap memimpin Misa Requim. "Almarhum sahabat baik saya. Ia tokoh Katolik dan tokoh adat yang jadi panutan," ujar imam kelahiran Kutacane itu selepas memimpi Misa Arwah.

Semasa hidupnya, almarhum mendarmabaktikan diri untuk pendidikan dan organisasi masyarakat yang berafiliasi ke Golkar, termasuk ikut mendirikan organisasi sayap Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) yang kemudian menjadi ketua pertama organisasi tersebut. FJ Pinem pun mengabdi di dunia pendidikan, termasuk menjadi Ketua Yayasan Budi Murni.

Putra-putra FJ Pinem pun masuk dalam kelompok aktivis pemuda. Seperti Alox Pinem yang kini berkarier di Depdiknas, Alex Pinem, Rudy Pinem yang menjadi usahawan di Indonesia bagian timur setelah menjadi aktivis. (R9/f)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru