Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Pamsimas Tahun Anggaran 2019 Desa Sisumut Belum Berfungsi

Redaksi - Senin, 20 Januari 2020 19:09 WIB
302 view
Pamsimas Tahun Anggaran 2019 Desa Sisumut Belum Berfungsi
Foto: SIB/Rudi Afandi Simbolon
BELUM BERFUNGSI: Pamsimas III TA 2019 di Dusun Tugusari Desa Sisumut belum berfungsi dan masih dalam pengeboran sumur, Minggu (19/1).
Kotapinang (SIB)
Proyek pembangunan sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat III (Pamsimas III) di Dusun Tugusari, Desa Sisumut/Desa Persiapan Sidodadi-Blok 40, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labusel, hingga kini belum berfungsi dan masih dalam pengerjaan.

Padahal, tahun anggaran 2019 sudah lama berakhir. Akibatnya, hingga kini Pamsimas tersebut belum dapat beroperasi untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat setempat.

Informasi yang dihimpun SIB, Minggu (19/01), proyek pembangunan Pamsimas oleh KKM Tugusari tersebut dibiayai APBD 2019 dengan nilai Rp245 juta ditambah Rp30 juta kesertaan Desa Sisumut bersumber dari APBDes 2019, dan dana kesertaan dari masyarakat (incas) Rp3 juta. Namun anehnya, memasuki minggu ketiga Januari 2020, proyek tersebut masih belum juga rampung.

Di lokasi itu hingga kini proses pengeboran sumur sebagai sumber air masih dilakukan. Satu unit mesin pengebor tampak masih teronggok di tempat tersebut, meskipun tidak tampak ada orang yang bekerja. Sementara itu, saat ini sudah terbangun satu unit menara, bak penampungan, meteran listrik, dan jaringan pipa. Namun jaringan pipa yang terpasang belum tersambung ke pipa bak penampung, sehingga air belum dapat disalurkan ke rumah-rumah masyarakat.

Kepala Desa Sisumut, Sugiono yang dikonfirmasi mengaku belum mengetahui pasti penyebab belum berfungsinya Pamsimas tersebut. Namun kata dia, berdasarkan informasi dari KKM Tugusari, proyek tersebut terkendala karena sumber airnya bermasalah.
"Airnya ngulah, nggak bagus, nggak layak, jadi terpaksa dibor ulang sumur baru," katanya.

Kepala Dusun Tugusari yang juga merupakan Ketua KKM Tugusari, Suparno mengatakan, sebelumnya sudah diuji fungsi air, namun sumber airnya tersumbat. Akibatnya kata dia, terpaksa dilakukan pengeboran sumur baru.

"Inilah masih dilakukan pengeboran. Pipa memang belum kami pasang, karena takut nanti tidak tahu jika ada kebocoran. Kalau sumurnya ini sudah jadi, maka akan segera disalurkan. Nantinya ada 28 rumah yang disalurkan," katanya. (L06/d)


SHARE:
komentar
beritaTerbaru