Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 14 April 2026

Waspadai Virus Corona, Seluruh Rumah Sakit di Simalungun Diminta Siaga

* Dinkes P Siantar Waspada
Redaksi - Rabu, 29 Januari 2020 15:26 WIB
312 view
Waspadai Virus Corona, Seluruh Rumah Sakit di Simalungun Diminta Siaga
SIB/Dok
Binton Tindaon
Simalungun (SIB)
Ketua Komisi IV DPRD Simalungun Binton Tindaon mengimbau pihak Dinas Kesehatan dan seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Simalungun tetap siaga mengantisipasi masuknya virus corona.

Virus tersebut menjadi hal penting dan jangan diremehkan. Pemerintah beserta masyarakat harus peka. Kemampuan virus corona semakin kuat. Bahkan sudah merembes ke beberapa negara.

"Komisi IV mengharapkan setiap rumah sakit waspada dan siaga mempersiapkan segala sesuatu untuk penanggulangan virus tersebut," ujar Binton di Pamatangraya, Selasa (28/1).

Ia juga meminta masyarakat tetap waspada, dengan melakukan pemeriksaan kesehatan ke tim medis maupun rumah sakit atau klinik terdekat guna mengantisipasi resiko fatal.

"Masyarakat harus menjaga stamina, makan-minum dan istirahat yang teratur serta olahraga rutin agar tubuh tetap bugar. Lebih baik menjaga kesehatan daripada mengobati," tuturnya.

waspada
Untuk mengantisipasi masuknya penyebaran virus corona, Dinas Kesehatan Pematangsiantar melakukan tindakan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dengan mengambil langkah-langkah deteksi dini maupun pencegahan. Hal itu dikatakan Kabid P2P melalui Kasi Pencegahan Penanggulangan Penyakit Menular Domen Silalahi MKes didampingi Kasi Promkes Martha Adelina Simarmata MKm kepada wartawan, Selasa (28/1).

Dikatakannya, bentuk kewaspadaan dengan melakukan pengamatan terhadap peningkatan kasus pneumonia, menginstruksikan kepada Puskesmas atau rumah sakit agar petugas kesehatan memantau lebih ketat dan melakukan isolasi pasien dengan gejala pneumonia yang ada riwayat perjalanan dari negara terjangkit, dalam 14 hari sebelum munculnya gejala.

Domen menjelaskan virus corona adalah virus yang menyerang sistem pernafasan manusia yang bisa menjadi biang penyakit batuk, pilek dan ini dapat menular antar manusia secara terbatas serta tidak terdapat transmisi penularan antar manusia secara luas yang berkelanjutan.

"Adapun gejala yang timbul akibat virus corona adalah pasien yang terkontaminasi mengalami pneumonia (kekakuan paru-paru) seperti demam, batuk kering, sakit kepala dan sesak nafas.

Katanya, hingga saat ini virus corona belum masuk ke Indonesia terkhusus Kota Pematangsiantar, namun apabila ada dijumpai kasus tersebut, segeralah melaporkan ke Dinas Kesehatan di bidang pencegahan dan pengendalian penyakit menular (P2P) melalui petugas Surveilans Mei Arina Sinaga MKes.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik namun tetap waspada, bila ditemukan dengan keluhan demam, batuk disertai nafas capek maka segera cari pertolongan ke fasilitas kesehatan terdekat, ujarnya. (S05/S09/q)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru