Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 14 April 2026

Nelayan Pukat Apung yang Tenggelam di Perairan Batubara Belum Ditemukan

Redaksi - Rabu, 29 Januari 2020 19:44 WIB
224 view
Nelayan Pukat Apung yang Tenggelam di Perairan Batubara Belum Ditemukan
Foto: SIB/Dok
BERHARAP: Istri korban, Tialam boru Sitorus dan keenam anaknya berharap Esron Sitohang yang hilang tenggelam di perairan Batubara, segera ditemukan. 
Tanjungbalai (SIB)
Seorang nelayan pukat apung Esron Sitohang (52) yang tenggelam sejak Jumat (4/1) malam di perairan Batubara, belum ditemukan hingga, Selasa (28/1).

Pencarian warga Blok VI Kecamatan Simpang Empat, Asahan, yang hilang tenggelam di sekitar perairan Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara itu masih dilakukan pihak keluarga korban bersama petugas Basarnas.

Istri korban, Tialam boru Sitorus dan keenam anaknya berharap pengusaha dan pihak terkait yang melakukan pencarian segera menemukan korban. Salah seorang perwakilan kerabat korban, Saut Sitorus kepada SIB, Selasa (28/1) menuturkan peristiwa hilangnya korban.

"Jumat malam itu sekira pukul 11 di perairan Kuala Tanjung, Batubara, kapal pukat apung KM Winston dengan 12 ABK termasuk nakhoda, tenggelam. Kabarnya kapal tersebut tenggelam karena bocor. Seluruh nelayan termasuk korban tercebur ke laut. Namun 9 orang berhasil selamat, sedangkan 2 orang dinyatakan hilang dan seorang berhasil ditemukan. Sementara Esron Sitohang belum juga ditemukan hingga kini," kata Saut menjelaskan kejadian yang menimpa kerabatnya itu.

Saut mendesak pihak pengusaha untuk terus berupaya mencari keberadaan korban. "Keseriusan pemilik kapal sangat kami harapkan dalam mencari korban. Selama ini korban merupakan tulang punggung keluarganya, istri dan enam anaknya terus menanti kepulangannya," tegas Saut sedih.

Keluarga korban tenggelam, telah mendatangi pihak pengusaha dan bahkan mengadu ke DPRD Tanjungbalai, Senin (27/1). Wakil Ketua DPRD Tanjungbalai Surya Darma AR, akan menindaklanjuti pengaduan kerabat korban Esron Sitohang.

"Kami sudah temui pengusaha dan mengadu ke DPRD, pihak dewan berjanji akan menindaklanjuti persoalan ini. Kami tetap berharap korban segera ditemukan," harap Saut. (A08/q)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru