Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 April 2026

Desa Sei Raja Gelar Musrenbang Tahun 2020.

Redaksi - Jumat, 31 Januari 2020 19:44 WIB
193 view
Desa Sei Raja Gelar Musrenbang Tahun 2020.
Foto SIB/Effendi Simanjuntak
BERSAMA Camat Medang Deras Syarizal SH,Kades Sei Raja Wahit Iskandar Barus bersama OPD yang ikut dalam Musrenbang di Desa Sei Raja,foto dipetik Kamis (30/1). 
Pagurawan (SIB)
Bupati Batubara Ir.Zahir diwakili Kadisdik Ilyas Sitorus SE menghadiri musyawarah rencana pembangunan ( Musrenbang) Desa Sei Raja Kecamatan Medang Deras tahun 2020 di Dusun Baru Kamis (30/1) sekira pukul 11.30 WIB.

Turut hadir,Kadis PMD Radiansyah Lubis SSos,Kadis Ketahanan Pangan Azwar,Kadis Pertanian,MRidwan SP.M.AGRICSC,Dinas PUPR diwakili Kabid Jasa Kontruksi dan Perlengkapan Rendi Aprianto ST,Bapeda,Camat Medang Deras Syarizal SH,Danramil 01/ MD Kapten Infantri A.Zebua,Polsek Medang Deras,Kades Sei Raja Wahit Iskandar Barus,S.PdI,Para Kadus,tokoh masyarakat dan tokoh agama serta masyarakat setempat.

Pidato Bupati Batubara yang dibacakan Kadisdik Ilsyah Sitorus mengatakan, pelaksanaan Musrenbang tingkat desa adalah Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) bertujuan menghimpun aspirasi kepentingan masyarakat melalui pembahasan dengan pendekatan teknokratis,partisipatif, dan bottom up planning serta pendekatan holistik, tematik, integratif spesial yang akan dirumuskan sebagai masukan serta saran terhadap RKPD Kabupaten.

Lanjut Ilsyah, Musrenbang Desa merupakan sarana bermusyawarah yang ada di desa ini untuk menentukan arah pembangunan dan menyatukan persepsi agar tersusun rencana yang tepat pembangunan desa diharapkan kepada Kades,masyarakat tokoh agama tokoh masyarakat agar mencari solusi yang tepat rencana pembangunan dengan berbasis skala prioritas.

Sementara itu Kades Sei Raja Wahit Iskandar Barus meminta kepada Bupati Batubara agar memperhatikan Infrastruktur yang ada di desa itu. Ia meminta agar Bupati merealisasikan pembangunan jalan sepanjang 3 kilometer antara Desa Sei Raja menuju Desa Sei Rakyat karena dirasakan itu penting mengingat wilayah tersebut penghasil padi di Kecamatan Medang Deras yang menunjang perekonomian masyarakat.

Di tempat yang sama Kadis Pertanian Ridwan ketika diwawancarai SIB mengatakan,prioritas dari Dinas Pertanian untuk tanaman padi yang selama ini petani mendapatkan hasil sekira 6 ton minimal nantinya akan diupayakan menjadi 8 ton. “Begitu juga dengan kebutuhan peralatan pertanian, kita akan upayakan sesuai kebutuhan petani. Hama tikus sangat meresahkan petani seperti di Desa Aek Nauli dan Desa Sidomulyo kedepannya kita akan mengadakan Demplok di setiap desa. Untuk itu kita harapkan dukungan dari para petani nantinya”,pinta Kadis (A14/c).

SHARE:
komentar
beritaTerbaru