Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 07 September 2026

DPRD Simalungun Janji Perjuangkan Nasib Tenaga Honor

* Anggaran Tersedot Pilkada, Guru Honor Dikurangi
Redaksi - Sabtu, 29 Februari 2020 16:30 WIB
555 view
DPRD Simalungun Janji Perjuangkan Nasib Tenaga Honor
SIB/Jheslin M Girsang
RAPAT: Forum Guru Honor Simalungun (FGHS) dan tenaga honor Dinas Kesehatan rapat dengar pendapat dengan Wakil Ketua DPRD Simalungun Sastra Joyo Sirait, Ketua Komisi IV Binton Tindaon, anggota Komisi IV Bernhard Damani
Simalungun (SIB)
Aliansi Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang tergabung dalam Forum Guru Honor Simalungun (FGHS) mendatangi DPRD Simalungun di Pamatangraya, Jumat (28/2), mempertanyakan nasib 1.800 guru honor.

Hadir juga sejumlah tenaga honor yang bekerja pada Dinas Kesehatan. Mereka mengeluhkan belum diterbitkannya perpanjangan Surat Keputusan (SK) oleh dinas terkait.

Ketua FGHS Ganda Armando Silalahi meminta DPRD Simalungun dapat membantu penyelesaian permasalahan yang dihadapi para tenaga honor, baik di Dinas Pendidikan maupun Dinas Kesehatan.

"Saya sendiri, belum keluar SK saya," ujar Armando.

Menyikapi keluhan tenaga honor, Wakil Ketua DPRD Simalungun Sastra Joyo Sirait, Ketua Komisi IV Binton Tindaon dan anggota Komisi IV Bernhard Damanik senada menyampaikan, akan memperjuangkan penyelesaian masalah tenaga honor.

Bernhard bahkan memastikan bahwa SK tenaga honor pada Dinas Kesehatan sudah keluar, sehingga boleh diambil oleh yang bersangkutan. Hal itu didasarkan dari hasil rapat dengar pendapat bersama pihak Dinas Kesehatan.

Terkait belum keluarnya SK guru honor, Binton Tindaon mengatakan akan mengundang pihak Dinas Pendidikan untuk mencari solusi penyelesaiannya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sastra Joyo Sirait menjelaskan, bila tidak ditemukan titik terang untuk penyelesaian masalah guru honor maka diupayakan pembentukan Panitia Khusus (Pansus).

Sementara itu pengurangan guru honor di Simalungun dari 1.800 orang menjadi 1.200 orang karena anggaran tersedot untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun Parsaulian Sinaga menyampaikan hal tersebut saat bertatap muka dengan forum guru honor Simalungun di Pamatang Raya, Jumat (28/2).

Sebelumnya forum guru honor Simalungun mempertanyakan kepada pihak Dinas Pendidikan Simalungun terkait adanya guru honor yang tidak menerima SK PTT tahun 2020 sedangkan sebagian lagi sudah menerima SK. (S05/S01/q)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru