Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 07 September 2026
Lihat Pasien Dirawat di Lorong Pengap

Lamhot Sinaga Bantu Pemkab Bangun RSUD Rantauprapat

Redaksi - Kamis, 05 Maret 2020 20:06 WIB
364 view
 Lamhot Sinaga Bantu Pemkab Bangun RSUD Rantauprapat
SIB/Efran Simanjuntak
RAWAT INAP DI LORONG KELAS III: Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Dapil Sumut 2, Lamhot Sinaga didampingi Direktur RSUD Rantauprapat dr H Safril Maulana Harahap SpB dan Wadir Sopar Sitorus mengunjungi pasien RS milik Pemkab Labuhanbatu itu ya
Rantauprapat (SIB)
Anggota DPR Lamhot Sinaga mengunjungi RSUD Rantau-prapat. Anggota Komisi VI itu perihatin melihat 3 pasien yang terpaksa dirawat di lorong pengap ruang rawat inap kelas III Zal Laki-laki. Lamhot bahkan berkali-kali mengusap keringatnya di gang selebar 1,5 meter itu dan pada saat melihat pelayanan di kelas III Zal wanita ada dirawat inap seorang pasien laki-laki.

Lamhot saat itu didampingi Asisten Pemerintahan Sarimpunan Ritonga dan Kepala Bappeda Hobol Z Rangkuti disambut Direktur RSUD Rantauprapat dr H Safril Maulana Harahap SpB, Wadir Sopar Sitorus, Humas Dony Simamora, dokter dan perawat. Safril menyebut 3 pasien terpaksa dirawat inap di lorong ruangan karena kavasitas ruangan yang terbatas, sehingga seorang pasien laki-laki juga terpaksa dirawat inap di antara 21 pasien perempuan di zal wanita.

Saat itu Lamhot sempat berbincang-bincang dengan beberapa pasien tentang pelayanan RS milik Pemkab Labuhanbatu itu. Pasien mengaku pelayanan para medis cukup baik, walau mereka peserta BPJS.

Dalam pertemuan di aula RS pelat merah itu, Safril Harahap menyebut RSUD Rantauprapat berdiri tahun 1957 di Jalan Cut Nyak Dhien (sekarang Puskesmas Kota) dan tahun 1964 pindah ke lokasi sekarang, Jalan KH Dewantara.

"Motto RSUD ini memberikan pelayanan terbaik. Saat ini fasilitas rawat inap dengan total tempat tidur 213 unit. Namun karena pasien yang banyak, ada yang ditempatkan di lorong ruangan," sebutnya.

Rumah sakit ini telah terakreditasi paripurna bintang 5 dan menjadi rumah sakit rujukan regional untuk 7 daerah terdekat, termasuk dari Baganbatu Kabupaten Rokan Hilir Riau. Dokter spesialis ada 67 orang,

Wakil Direktur Sopar Sitorus menjelaskan master plan pembangunan RSUD Rantauprapat. Gedung F, C dan D sudah selesai dibangun. Rencana selanjutnya membangun gedung A, B, E, G, H, I, J, K, L, M, yang diperkirakan menelan biaya lebih dari Rp300 miliar.

Sopar menyebut, pembangunan gedung A berlantai 4 untuk ruang rawat inap, direncanakan tahun 2022 dan diperkirakan berbiaya Rp54 miliar. Gedung E direncanakan dibangun berlantai 4 tahun 2021 dengan biaya sebesar Rp56 miliar. Lantai 1 untuk farmasi dan instalasi radiodiagnostik, lanyai 2 untuk HD, neurologi (rawat inap), lantai 3 untuk IBS dan OBBI, lantai 4 untuk IBS dan RR.

Kemudian, gedung G direncanakan dibangun tahun 2021 berlantai 3 untuk ruangan rawat inap dengan anggaran pembangunan sebesar Rp26 miliar.

"Selain gedung, tahun 2021, juga direncanakan pengadaan kebutuhan alat-alat kesehatan 1 unit CT-Scan, 2 unit X-Ray, 3 unit USG 4 dimensi, peralatan mikro biologi, peralatan patologi anatomi, steam sterilizer, EEG, lampu operasi, meja operasi dan mesin anashtesi dengan total biaya senilai Rp30 miliar," sebutnya.

Selanjutnya, gedung H menurut rencana dibangun tahun 2023 berlantai 4 dengan biaya sebesar Rp48 miliar. Lantai 1 untuk kantor manajemen, lantai 2 untuk ruangan Vatologi Klinik, Obgyn dan ruang rawat inap kelas 3, lantai 3 untuk ruangan Perinatologi dan NICU serta lantai IV ruang rawat inap pasien bedah.

Tahun 2024 direncanakan membangun gedung I berlantai 4 dengan biaya sebesar Rp52 miliar. Lantai 1 untuk kantor manajemen dan ruang rapat, lantai 2 untuk kantor Obgyn, lantai 3 untuk ruang rawat inap anak (PICU), lantai 4 untuk rawat inap bedah.

Setelah itu, tahun 2025 direncanakan membangun gedung M dan K dengan biaya Rp18 M untuk ruang jenazah dan logistik.
Sekda Ahmad Muflih pada kesempatan itu menyebut Pemkab Labuhanbatu sangat mengharapkan anggota DPR Lamhot Sinaga ikut memperjuangan pembangunan RSUD Rantauprapat.

"Kami dari Pemkab Labuhan-batu menyampaikan terima kasih atas kunjungan Lamhot Sinaga. Kami tahu Pak Lamhot di Komisi VI dan urusan rumah sakit dan kesehatan ada di Komisi IX, tetapi berharap dukungan bapak untuk menyampaikan aspirasi kami di senayan. Kepada siapa lagi kami memohon bantuan dan dukungan jika tidak kepada anggota DPR yang dari Dapil Sumut 2 yang terdiri dari 19 daerah kabupaten dan kota termasuk Kabupaten Labuhanbatu," ujar Sekda.

Lamhot Sinaga menyebut dirinya turun ke Labuhanbatu dalam kegiatan reses. Kemarin bertemu dengan Wadir Sopar Sitorus dan menyampaikan keluhan tentang pelayanan yang kurang karena gedungnya belum memadai di RSUD Rantauprapat, sehingga diajak melihat kondisi rumah sakit ini.

"Masalah kesehatan dan rumah sakit bukan bidang kami di Komisi VI, tetapi di Komisi IX. Namun demikian saya akan mendukung perjuangan ini, dan doakan saya bisa ikut berjuang untuk pembangunan rumah sakit ini, sehingga pelayanan terhadap masyarakat dapat lebih baik. Apalagi rumah sakit ini sudah akreditasi paripurna bintang lima dan rumah sakit rujukan regional," ujarnya. (BR6/d)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru