Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 07 September 2026

Dampak Penyebaran Virus Corona, Persediaan Masker di Asahan Mulai Langka

* Harga Masker Per Box Capai Rp 300.000
Redaksi - Kamis, 05 Maret 2020 20:27 WIB
304 view
Dampak Penyebaran Virus Corona, Persediaan Masker di Asahan Mulai Langka
suara.com
Ilustrasi
Kisaran (SIB)
Persediaan masker untuk pelindung hidung dan mulut dalam 3 pekan terakhir di Kabupaten Asahan mulai langka diduga karena tingginya permintaan masyarakat akibat dampak penyebaran virus corona. Di sejumlah apotik, stok masker tidak lagi tersedia.

Santi, pekerja di salah satu apotik kepada SIB, Rabu (4/3) menyebut, sudah satu bulan terakhir persediaan masker di apotik mereka kosong karena pihak distibutor tidak lagi mendrop barang tersebut. Santi menerangkan, kelangkaan masker di apotik mereka kemungkinan disebabkan merebaknya isu penyebaran virus corona sehingga warga Asahan mewaspadai dengan memakai masker ketika melakukan aktivitas.

Disinggung, pihak distributor tidak lagi mendrop masker, apakah tidak ada stok masker di apotik ini, Santi menjawab, selama persediaan masker ada di apotik, mereka tetap menjual barang tersebut. Namun sekarang persediaan masker itu habis karena animo masyarakat mengalami permintaan yang signifikan.

Belakangan, lanjutnya, warga tidak lagi membeli masker secara eceran atau satuan melainkan membeli per box, setiap satu box berisi 50 masker. Semula, sambungnya, harga masker per satuan berkisar Rp 1.000, kemudian naik lagi dengan harga Rp 150.000/box. Namun saat ini harga tersebut terus melambung menembus angka kisaran Rp 300.000/boxnya. Meski harga melambung tinggi, stok barang juga kosong, ucap Santi.

Di lokasi berbeda, beberapa warga Kisaran maupun warga dari kecamatan lain yang hendak membeli masker di apotik merasa kecewa karena pekerja di apotik mengatakan stok tidak ada. Salah satu warga yang kecewa sempat melontarkan ucapan, “ngeri kali bah, aku sudah berkeliling apotik hanya untuk mencari masker, itu tidak ada, tak laku uang ku, bagaimana ini, apakah Pemerintah hanya diam saja.”

Nurdin, Sekretaris Dinkes Asahan bersama Kabid P2P Safrin Sanja Hutahaen ketika dikonfirmasi mengakui hal tersebut namun tidak menjelaskan apa solusi dari kelangkaan masker itu. Kemudian Sekretaris Dinkes menyarankan agar mengkonfirmasi ke unit bidang pelayanan masyarakat. Ketika hendak dikonfirmasi ke unit pelayanan masyarakat, salah seorang staf mengatakan, Kabidnya sedang rapat.

Pantauan di lapangan, sejumlah apotik di Jalan Juanda, Cokroaminoto maupun Jalan Imam Bonjol Kisaran tidak lagi memiliki stok masker. Ketika ditanya, berapa harga masker/box dan mereka mengatakan mencapai Rp 300.000. (A04/f)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru