Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 07 September 2026

Harga Gula Pasir Naik, Masyarakat Pematangsiantar Mengeluh

Redaksi - Sabtu, 07 Maret 2020 16:08 WIB
482 view
Harga Gula Pasir Naik, Masyarakat Pematangsiantar Mengeluh
SIB/Meily Saragih
BULOG: Kepala Sub Bulog Divre Kota Pematangsiantar Drs Bahtera Pinem bersama Kepala Gudang Bulog Affan selaku Kepala Seksi Pengembangan Bisnis Industri di Gudang Bulog Jalan Medan Pematangsiantar, Jumat (6/3). 
Pematangsiantar (SIB)
Masyarakat selaku konsumen mengeluhkan naiknya harga gula pasir yang diperdagangkan, Jumat (6/3) di pasar-pasar tradisional kota Pematangsiantar. Harga Rp 17.000 per Kg sebelumnya berkisar Rp 12.000 per kg.

Melonjaknya harga gula pasir menurut Rini seorang pedagang sudah terjadi dalam dua pekan terakhir dan pasokan pun mulai menipis di pasaran. Kalangan pedagangpun harus mengeluarkan tambahan modal untuk memasok gula pasir.

Menanggapi hal tersebut Kepala Sub Bulog Divre Pematangsiantar Drs Bahtera Pinem didampingi Kepala Seksi Pengembangan Bisnis Industri Feri Yaldi dan Affan Qudri selaku Kepala Gudang mengungkapkan, pihaknya telah mengajukan permintaan alokasi pasokan gula pasir untuk nemenuhi kebutuhan gula pasir di wilayah kerjanya khususnya untuk Kota Pematang-siantar. Namun hingga saat ini masih menunggu datangnya pasokan gula pasir.

Hal tersebut diungkapkannya kepada wartawan, Jumat (6/3) sore, saat meninjau ke gudang Bulog Jalan Medan Pematang-siantar. Ada kekosongan pasokan gula pasir sejak dua pekan ini, katanya.

Pantauan wartawan di gudang Bulog, pasokan beras , minyak goreng, daging dan tepung terigu dalam kemasan karung, terlihat memadati gudang. Untuk pasokan beras ada sekira 2.000 ton dan tepung terigu ada ratusan ton. Namun untuk gula pasir terlihat kosong di gudang.

Pihaknya lanjur Bahtera Pinem juga pernah ditemui pihak Disperindag Kota Pematang-siantar mempertanyakan pasokan gula pasir. Untuk itulah diharapkannya agar masyarakat bersabar dan tidak panik dengan kondisi tersebut. Sembari mengatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar gula pasir dapat segera dipasok sehingga dapat kembali normal. (S04/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru