Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Hama Ulat Grayak Serang Tanaman Jagung di Tiga Binanga

Redaksi - Senin, 09 Maret 2020 15:16 WIB
194 view
 Hama Ulat Grayak Serang Tanaman Jagung di Tiga Binanga
SIB/Mitcha Sebayang
HAMA : Hama ulat Grayak menyerang daun tanaman jagung  umur 1 minggu sampai 1,5 bulan di Kecamatan Tiga Binanga Kabupaten Karo.Foto dipetik di perladangan Rumah Rakyat. 
Tanah Karo (SIB)
Hama ulat grayak menyerang tanaman jagung di Kecamatan Tiga Binanga Kabupaten Karo. Ulat itu memakan daun jagung mulai berumur seminggu sampai 2 bulan. Tanaman jagung yang terserang hama memiliki bekas gigitan pada bagian pucuk daun sehingga pertumbuhannya tidak sempurna.

Hal ini diungkapkan sejumlah petani, Tirta Nadi Sebayang (53) petani perladangan Rumah Rakyat, Bahagia Sebayang petani perladangan Nini Pagar dan Mondan Tarigan petani di perladangan Kendit Kenderan secara terpisah ditemui SIB, Minggu (8/3).

Menurut petani, daun tanaman jagung nyaris habis dimakan ulat daun. Hal ini membuat petani khawatir jika pertumbuhan tanaman jagungnya tidak sempurna dan akan terancam mengalami gagal panen akibat serangan ulat tersebut, ungkapnya.

Dikatakannya, tingginya serangan ulat pada tanaman jagung ini karena perubahan cuaca yang tidak menentu. Kupu-kupu penyebar hama itu dengan mudahnya meletakkan telur di daun-daun jagung dan tumbuh.

Selain itu, saat ini curah hujan masih rendah, sehingga petani jagung di kecamatan ini menjadi was-was dengan keadaan ini, katanya.
Ketika ditanyakan apakah sudah ada petugas dari pertanian yang datang, petani mengaku hingga saat ini belum ada petugas dari Dinas Pertanian yang turun ke lokasi.

Diharapkan, Dinas Pertanian Karo melalui Petugas PPL turun ke lapangan untuk bisa secepatnya mengatasi serangan hama ulat tersebut agar tidak menyebar semakin luas.

Pantauan SIB di lapangan, tanaman jagung yang terkena serangan ulat rata-rata dari umur 1 minggu sampai 1,5 bulan di Kecamatan Tiga Binanga. Seperti perladangan jagung di jalan perumahan Rakyat Tiga Binanga, akibat serangan ulat itu, sekira 3 hektare lebih tanaman jagung rusak dan pertumbuhannya menjadi tidak sempurna. Sementara itu curah hujan juga masih tipis membuat sejumlah petani di kawasan ini menjadi was-was. (K03/q)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru