Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026
Dana Kesra dan TPP Tiga Bulan Belum Cair

Ribuan PNS Pemkab Labuhanbatu Meradang

Redaksi - Kamis, 31 Desember 2020 13:46 WIB
3.316 view
Ribuan PNS Pemkab Labuhanbatu Meradang
Foto SIB/Efran Simanjuntak
PEMKAB: Kantor Bupati Labuhanbatu di Jalan Sisingamangaraja Rantauprapat, Rabu (30/12) sore.
Rantauprapat (SIB)
Enam ribu lebih pegawai negeri sipil (PNS)/aparatur sipil negara (ASN) di jajaran pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, gondok meradang. Pasalnya, 3 bulan dana kesra atau tunjangan penghasilan mereka belum dibayar Pemkab hingga 30 Desember 2020 malam. Lain lagi tenaga honorer, petugas kebersihan mulai tukang sapu hingga supir dan kernet truk pengangkut sampah pada Dinas Lingkungan Hidup yang belum gajian.

"Siapalah nggak gondok, sampai akhir tahun TPP (tunjangan penghasilan pegawai) kami tidak cair sampai sekarang," keluh seorang ibu pegawai kantor bupati Labuhanbatu, Rabu (30/12) malam di Rantauprapat.

ASN berusia 50-an tahun yang bekerja di sekretariat Pemkab Labuhanbatu itu sangat berharap tunjangan atau dana kesra dimaksud. Namun hingga Rabu 30 Desember 2020 pukul 19:00 WIB belum masuk ke rekeningnya.

"Macam manalah ya, saya kan ada pinjam kredit di Bank Sumut, jadi gaji yang saya terima setiap bulan tinggal sedikit setelah dipotong kredit, dana korpri, BPJS dan lain-lain. Makanya saya sangat berharap TPP itu cair. Entahlah besok dicairkan. Mudah-mudahanlah. Tapi sudah libur pula besok ya, kan," ujarnya.

Menurutnya, keluhan serupa dikeluhkan ASN lain yang juga ada pinjaman di bank. TPP diharapkan karena meski masa pandemi Covid-19, namun kebutuhan rumah tangga tetap tinggi. Selain kebutuhan hidup, uang kuliah anak, uang sekolah anak, saat ini juga wajib ada biaya kebutuhan tambahan membeli alat pelindung diri dari virus corona, seperti masker, vitamin, hand sanitizer dan faceshield

"Mungkin lebih separuh dari 6000 lebih PNS Pemkab Labuhanbatu ini yang ada kredit di Bank Sumut, semua pasti kesal dan gondok sampai meradang. Buktinya teman-teman di kantor ngeluh semua. Yang gak ada pinjaman di bank saja mengeluh, apalagilah macam saya ini," sebutnya.

Keluhan serupa diungkapkan PNS Dinas Pendapatan, Badan Litbang, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu DPMPTSP), Dinas Koperasi, Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pendidikan dan Badan Kepegawaian, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Kantor Camat Rantau Utara dan Rantau Selatan.

"TPP Kesra bulan 10, 11 dan 12 belum cair sampai sekarang. Maka golap ini tahun baru ini. Ini kawan-kawan dari dinas-dinas juga ngeluh semua. Sabar dan iklas ajalah kita, Bang. Kalau basok cair, syukur. Tapi kalau tidak, ya sabarlah," sebut ASN di Dinas PMPTSP itu.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB-3) Dinas Lingkungan Hidup, Supardi Sitohang mengakui petugas kebersihan belum gajian untuk bulan Desember. Sedangkan gaji bulan November sudah dibayar 24 Desember 2020.

Namun terkait tenaga honorer petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup yang belum gajian, Kadis Lingkungan Hidup Nasrullah tidak dapat dihubungi. Demikian dengan Nani Hariani Harahap selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun pada dinas tersebut.

Kepada Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, Indra Sila, tidak dapat dikonfirmasi terkait belum cairnya 3 bulan TPP PNS/ASN Pemkab Labuhanbatu. Handphone yang bersangkutan tidak aktif.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkab Labuhanbatu, Rajid Yuliawan juga tidak dapat dikonfirmasi. Saat ditelepon, operator menyebut nomor yang dihubungi sedang dialihkan. Rajid terkesan enggan menjawab konfirmasi yang dikirim melalui WhatsApp. (BR6/d)
Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
5 Toko di Gunungsitoli Terbakar

5 Toko di Gunungsitoli Terbakar

Gunungsitoli(harianSIB.com)Kebakaran hebat melanda deretan toko di Jalan Gomo, Kota Gunungsitoli, Kamis (9/4/2026). Sedikitnya lima unit tok