Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 11 April 2026

Petani Keluhkan Pupuk Langka di Jorlang Hataran dan Dolokpanribuan

* Kepala UPTD Pertanian Dolokpanribuan: SK Alokasi Pupuk Belum Terbit
Redaksi - Kamis, 07 Januari 2021 19:38 WIB
430 view
Petani Keluhkan Pupuk Langka di Jorlang Hataran dan Dolokpanribuan
Internet
Ilustrasi petani
Tiga Dolok (SIB)
Para petani di Kecamatan Jorlang Hataran dan Dolok Panribuan Simalungun mengeluh karena beberapa jenis pupuk yang dibutuhkan oleh petani untuk pertumbuhan tanaman saat ini langka bahkan kosong di kios-kios penjualan pupuk.

Demikian disampaikan warga Kecamatan Jorlang Hataran, A Ambarita, R Boru Simanjuntak dan warga Kecamatan Dolok Panribuan Boru Saragih dan Boru Butarbutar kepada SIB, Rabu (6/1).

Ambarita mengakui kesulitan untuk mendapatkan pupuk Urea dan Ponska di sejumlah kios penjualan pupuk."Sampai saat ini sekitar 10 rante tanaman jagung belum dipupuk karena pupuk kosong padahal sudah waktunya untuk dipupuk agar hasilnya bagus," ungkapnya.

Warga Kecamatan Dolok Panribuan Boru Saragih dan Boru Butarbutar mengatakan hal senada, mereka kesulitan untuk mendapatkan pupuk untuk digunakan memupuk tanaman jagung dan padi yang saat ini sangat membutuhkan pupuk.

Boru Saragih mengatakan, ia sudah berupaya mencari pupuk di sejumlah kios penjualan pupuk di berbagai tempat bahkan ke kios pupuk lain di Kecamatan Jorlang Hataran namun pupuk Urea dan Ponska tetap kosong."Bagaimana caranya meningkatkan swasembada pangan sesuai anjuran pemerintah bila pupuk saja tidak tersedia!," ungkap Boru Saragih kesal.

Para petani berharap agar pemerintah dapat menyediakan pupuk untuk meningkatkan produksi pertanian.

Sementara informasi dari Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah Pertanian Kecamatan Jorlang Hataran R Boru Sidabutar mengatakan, kelangkaan pupuk disebabkan alokasi setiap tahunnya berkurang sehingga kebutuhan pupuk sampai Desember 2020 tidak mencukupi.

Untuk Januari 2021, belum bisa dilakukan penebusan dan penyaluran pupuk karena Surat Keterangan (SK) alokasi pupuk belum terbit dan saat ini masih persiapan administrasi, katanya.(S12/a)

Sumber
: Hariansib edisi cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru