Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

Satgas Covid-19 Pematangsiantar Siapkan 508 Tempat Tidur untuk Pasien Isoter

Redaksi - Kamis, 26 Agustus 2021 19:01 WIB
379 view
Satgas Covid-19 Pematangsiantar Siapkan 508 Tempat Tidur untuk Pasien Isoter
(Foto: SIB/Ekoinra Siahaan)
PASIEN: Petugas Satgas Covid-19 Pematangsiantar menemui salah satu pasien Covid-19 dengan gejala ringan saat menjali isolasi terpusat di gedung Akbid Abdi Florensia Jalan Pendeta J Wismar Saragih Kota Pematangsiantar, Rabu (25/8).&nb
Pematangsiantar (SIB)
Tim Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanggulangan Covid-19 Kota Pematangsiantar menyiapkan 508 tepat tidur dengan fasilitas memadai untuk memberikan kenyamanan kepada pasien tanpa gejala dan gejala ringan saat menjalani isolasi terpusat (Isoter) di gedung Akbid Abdi Florensia dan rumah singgah Covid-19 Kota Pematangsiantar.

"Daya tampung untuk ini disiapkan 400 tempat tidur, terus yang di rumah singgah 108. Kita harapkan dengan ketersediaan ini, isolasi mandiri sudah tidak tidak ada lagi. Tapi, kita butuh proses, bukan tidak mungkin ada dari kalangan masyarakat menolak, bagaimana kita mencoba menyatukan ini semua, agar lebih mudah memantau, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kata Sekretaris Satgas Covid-19, Drs Daniel Siregar saat diwawancarai SIB di gedung Akbid Abdi Florensia Jalan Pendeta J Wismar Saragih Kota Pematangsiantar, Rabu (25/8).

Daniel mengaku, hal ini butuh kerja keras semua pihak, termasuk rekan-rekan media untuk menyampaikan informasi ini.

"Kita akan coba proses komunikasi dan sosialisasi yang tepat, supaya pasien merasa nyaman. Dan intinya Covid ini bukan aib, buktinya, lebih banyak yang sembuh daripada yang meninggal, itu fakta untuk Kota Siantar dan Sumatera Utara seperti itu, rata-rata seperti itu. Tapi, apapun namanya, ini kan harus dijalani, bukan hanya kita yang menjalani, namun seluruh rakyat Indonesia bahkan dunia," ungkap Daniel.

Saat disinggung apakah semua warga yang mengalami gejala ringan dan tanpa gejala harus menjalani Isoter, Daniel mengatakan, hal tersebut harus dilakukan agar penanganannya terpadu dan mudah dipantau, demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Pematangsiantar.

Diakuinya, saat ini Dinas Kesehatan Pematangsiantar sedang melakukan perekrutan sebagai relawan tenaga kesehatan.

"Sembari (perekrutan) itu berjalan, kita komunikasikan ke dinas kesehatan, supaya ditempatkan dulu tenaga kesehatan dari Puskesmas, sehingga dari segi pelayanan sehari-hari, bisa berjalan dengan baik. Misalnya, untuk makan, untuk ganti galon air, perlengkapan mandi dan lainnya, itu kita siapkan relawan," tutur Daniel.

Salah seorang pasien, Br Simangunsong yang mengaku sudah dua hari menjalani isoter di ruangan Akbid Abdi Florensia meminta agar mereka yang sedang menjalani isolasi mendapatkan asupan gizi yang cukup.

"Sampai saat ini hanya makan aja yang dikasih, kita minta supaya dikasih lah telor pagi hari, susu, buah yang bisa mempercepat naiknya imun tubuh," kata Br Simangunsong dan pasien lain saat di wawancarai SIB di tempat isolasi terpusat. (D8/c)

Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru