Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Banyak Belum Tahu, Walden Nadeak Terinspirasi Buat Lagu “Geopark Kaldera Toba”

Redaksi - Selasa, 07 September 2021 22:15 WIB
1.543 view
Banyak Belum Tahu, Walden Nadeak Terinspirasi Buat Lagu “Geopark Kaldera Toba”
Foto: Dok/WP
Ciptakan Lagu: Walden Nadeak S.Kom, MM, (Kanan) dan Gun Labero Simarmata (Kiri) menciptakan lagu berjudul “Geopark Kaldera Toba” dan dinyanyikan dengan Gardana
Jakarta (harianSIB.com)

Setelah Geopark Kaldera Toba (GKT) diterima UNESCO, ternyata masih banyaknya masyarakat yang belum mengetahui sepenuhnya tentang GKT.

Hal inilah yang menginspirasi Walden Nadeak S.Kom, MM, bersama Gun Labero Simarmata menciptakan sebuah lagu berjudul “Geopark Kaldera Toba”.

Berkolaborasi dengan Gardana Serasi Trio (Febri Silaban, Nanda Silaban, dan Gardana Silaban), lagu ini telah diluncurkan melalui Channel Youtube Walden Production pada 14 Agustus 2021.

“Tadinya, rencana awal akan diluncurkan di Danau Toba. Tapi kondisi pandemi Covid-19 tak memungkinkan dilakukan di sana,” ujar Produser Walden Production, Walden Nadeak di Jakarta, Selasa (7/9/2021).

Walden menjelaskan lagu GKT yang dibuat selama satu bulan ini berisi tentang pesona dan keindahan Geopark Kaldera Toba dengan lirik yang mudah dipahami oleh semua masyarakat Indonesia.

“Kami membuat musik perpaduan ciri khas Batak dan modern dengan pemandangan Danau Toba yang indah. Kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Danau Toba merupakan wisata terlengkap di dunia. Karena di Danau Toba ada wisata alam, wisata rohani, wisata budaya dan wisata Geopark,” urai dia.

Menurut Walden, belum ada daerah wisata yang terlengkap selain Danau Toba. “Semoga dengan Lagu ini, GKT semakin membumi dan besar. Harapan kami para pimpinan daerah di kawasan Danau Toba dapat mengimbau supaya setiap daerah wisata dan kapal-kapal wisata dapat memutar lagu ini,” ujar dia.

“Saya juga menampilkan terjemahan dalam Bahasa Inggris dalam lirik subtitle lagu tersebut supaya masyarakat internasional juga bisa memahaminya,” tambahnya.

Walden menambahkan keterlibatannya selama aktif di Komisi Pelaksana Pelayanan Strategis (KPPS) HKBP yang bergerak dibidang lingkungan hidup, pariwisata dan pemberdayaan, membuat dia ikut terlibat dalam membantu Badan Geopark Kaldera Toba dalam keterlibatan masyarakat dalam mengisi Dosir (kegiatan yang harus dipenuhi) yang diminta oleh UNESCO.

Lagu GKT ini, kata Walden, merupakan lagu keduanya. Lagu pertama yang Ia ciptakan berjudul “Inokku Naburju”. Kebanyakan Walden membuat lagu-lagu yang bertema alam dan rohani. Lagu alam yang akan diluncurkan adalah “Pulau Kalimantung” di Sibolga.

Juga, ada lagu “Danau Toba Wisata Dunia” dan Album lagu “Napak Tilas Nommensen” yang bertujuan menceritakan perjalanan Nommensen yang akan diluncurkan dalam waktu dekat.

“Dalam rangka menggalakkan pariwisata Danau Toba pada masa liburan Natal 2021, Walden Production juga akan membuat festival online Lagu ‘Geopark Kaldera Toba’. Rencananya akan dibuka pendaftaran akhir bulan Oktober 2021,” jelas dia.

“Mari semua masyarakat di sekitar Danau Toba, para pemuka agama dan khususnya HKBP lebih peduli dalam merawat dan mempromosikan Danau Toba ke Dunia. Mari kita sambut dengan salam, senyum dan sapa,” pungkas Walden. (*)

Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru