Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Januari 2026
Sumut Defisit Energi

Edy Rahmayadi Minta SKK Migas dan KKKS Sumbagut Dapat Penuhi Kebutuhan Energi Sumut

Redaksi - Jumat, 14 Januari 2022 13:47 WIB
357 view
 Edy Rahmayadi Minta SKK Migas dan KKKS Sumbagut Dapat Penuhi Kebutuhan Energi Sumut
(Foto: Dok/Diskominfo Sumut)
SILATURAHMI: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi foto bersama usai menerima kunjungan Kepala Perwakilan SSK Migas Wilayah Sumatera Bagian Utara Rikky Rahmat Firdaus beserta jajarannya di ruang rapat Lantai 10 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Dipone
Medan (SIB)
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meminta Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) untuk dapat bekerja maksimal dalam pemenuhan energi terutama di Sumut.

Menurut Edy Rahmayadi, Migas merupakan kebutuhan yang utama untuk masyarakat dan industri. Efek yang terjadi karena kurangnya energi itu adalah terhambatnya investasi seperti yang terjadi di Sumut. Beberapa investor mengurungkan niat karena Sumut defisit energi.

Hal itu disampaikannya saat menerima kunjungan silaturahmi Tim SKK Migas dan KKKS Sumbagut di Ruang Rapat Lantai 10, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Kamis (13/1). Dalam kunjungan tersebut dibahas terkait beberapa wilayah pengeboran yang ada di Sumut serta capaian yang telah dilaksanakan SKK Migas dan KKKS Sumbagut.

"Inilah yang perlu kita cari solusi terkait masalah energi, untuk mengatasi ini saya minta apa yang bisa dilakukan cepat kenapa harus diperlambat. Apa yang Sumut bisa lakukan segera komunikasikan dengan saya untuk mempercepat pemenuhan energi ini," ucapnya.

Hadir di antaranya Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut Rikky Rahmat Firdaus, Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagut Yanin Kholison, General Manager Pertamina Hulu Rokan Zona 1 Ani Surachman, Field Relations Bukit Energy Bahorok Kusnarto, Field Manager Pertamina EP Pangkalan Susu Despredi Akbar, Operations Manager Facific Oil MNK Kisaran Benard Sinaga, Operations Manager EMP Gebang dan Tonga Suderajat.

Edy Rahmayadi dalam kesempatan itu juga mengingatkan SKK Migas dan KKKS Sumbagut untuk lebih perhatian dengan warga sekitar tambang, dengan menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang nantinya penyaluran itu dapat berkoordinasi dengan Pemprov Sumut.

Sementara Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut Rikky Rahmat Firdaus kesempatan itu memaparkan tahun 2022 untuk pengeboran dan seismik di wilayah Sumbagut sebanyak 563 sumur, termasuk di Sumut ada dua sumur eksploitasi di daerah Pangkalan Susu dan EMP Gebang. Kemudian tiga sumur eksplorasi di daerah Pangkalan Susu, EMP Tonga dan Bukit Energi Bahorok.

"Statusnya masih dalam pengembangan, masih menunggu rekomendasi penggunaan kawasan hutan dan proses persetujuan penggunaan kawasan hutan dan AMDAL dari KLHK serta reklamasi dari KKP," ucap Rikky Rahmat Firdaus.

Rikky menjelaskan, skenario pengembangan lapangan nantinya adalah produksi dari sumur-sumur pengembangan di lapangan central Secanggang dialirkan menuju Secanggang Gas Plant (SCGP) untuk proses separasi dan pengolahan. Gas hasil pengolahan kemudian dialirkan menuju titik titik dengan Pipa Arun Belawan. (A13/c)


Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru