Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Januari 2026

Bentrokan di Maluku Tengah Memprihatinkan

Redaksi - Kamis, 27 Januari 2022 21:33 WIB
380 view
Bentrokan di Maluku Tengah Memprihatinkan
Foto: Istimewa
Wakil Ketua DPD RI, Mahyudin
Jakarta (harianSIB.com)

Wakil Ketua DPD RI, Mahyudin merasa prihatin atas terjadinya bentrok antara dua desa bertetangga di Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah. Apalagi kejadian itu sampai menimbulkan korban jiwa, kerugian harta benda, dan hilangnya rasa aman.

"Saya turut prihatin dan berbelasungkawa yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa akibat bentrok antar warga dua desa di wilayah Maluku Tengah," kata Mahyudin dalam keterangan tertulis, kepada wartawan di antaranya jurnalis koran SIB Jamida, Kamis (27/1/2022).
Dia berharap bentrokan ini ditangani dengan serius. Karena itu, diminta agar aparat TNI dan Polri bersama-sama pemerintah daerah bisa bekerja dengan sebaik-baiknya menciptakan situasi aman, seperti sedia kala.

"Aparat keamanan dan pemerintah daerah diharapkan bisa bekerja sama mengendalikan situasi, agar rasa aman bisa tercipta kembali, sehingga warga bisa beraktivitas seperti sebelumnya" kata senator asal Kalimantan Timur itu seraya meminta agar kedua pihak yang bertikai dapat menahan diri dan tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum dan merugikan warga sendiri.

Segala permasalahan yang terjadi antar warga, bisa diselesaikan secara baik-baik melalui jalan musyawarah.

Berulang ulang, Mahyudin berharap semua pihak yang bertikai bisa menahan diri dari tindakan melawan hukum dan dari tindakan yang dapat memperkeruh situasi.

Menurutnya, semangat persatuan dan kesatuan sangat dibutuhkan bangsa agar bisa bersama-sama hidup damai dan bergandengan tangan.

Jika rakyat Indonesia mudah bertikai, maka yang dirugikan adalah rakyat sendiri, karena kehidupan sehari-hari pasti terganggu. Karenanya, semua pihak bertanggungjawab mewujudkan persatuan di negeri ini.

"Kita ingin anak cucu nanti bisa hidup dengan damai di negeri ini," tukasnya.

Bentrok antara warga dua desa bertetangga di Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, pecah pada Rabu (26/1/2022).

Bentrokan diduga dipicu masalah sengketa lahan, menyebabkan sebagian rumah warga di Desa Kariuw hangus dibakar massa.

Bentrokan juga menyebabkan dua warga meninggal dunia dan tiga warga lainnya terluka. (*)

Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru