Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Januari 2026

200 Dosis Vaksin PMK Tiba di Simalungun

Redaksi - Rabu, 29 Juni 2022 11:53 WIB
484 view
200 Dosis Vaksin PMK Tiba di Simalungun
(Foto: Dok/Diskominfo)
TINJAU: Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga (tengah) meninjau ternak sapi di Dusun 4, Desa Silulu, Kecamatan Gunung Malela, belum lama ini. 
Simalungun (harianSIB.com)
Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Peternakan (Hanpangkanter) Simalungun bergerak cepat menyuntikkan vaksin terhadap ternak yang terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK).

Kepala Dinas Hanpangkanter Simalungun, Robert Pangaribuan, Rabu (29/6/2022), mengatakan, pihaknya sudah menerima vaksin PMK sebanyak 200 dosis.

Baca juga:
BNPB akan Terapkan Lockdown Terkait Wabah PMK
"Dua botol vaksin PMK. Satu botol 100 cc. Artinya, kita menerima 200 dosis," urai Robert.

Begitu vaksin tiba di Simalungun, katanya, Dinas Hanpangkanter langsung turun ke lapangan untuk menyuntikkan vaksin tersebut terhadap ternak.

"Dokter hewan juga dilibatkan. Kami sekarang masih sibuk di lapangan," ujarnya.

Jumlah ternak sapi di Simalungun sekira 174 ribu. Vaksin tersebut bukan hanya untuk ternak sapi, tapi bisa juga disuntikkan untuk ternak lainnya seperti kambing.[br]


Dinas Hanpangkanter selalu aktif merespon keluhan masyarakat terkait merebaknya PMK dan memfasilitasi pengaduan masyarakat bila ada ternak yang terkena PMK.

Untuk mencegah penyebaran PMK, Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga telah mengeluarkan surat edaran yang tertuang dalam Surat Himbauan No. 524/9003/9.4/2022.

Pada surat edaran tersebut, Radiapoh meminta masyarakat dan stakeholder peternak untuk tidak panik karena PMK tidak bersifat zoonosis (tidak menularkan pada manusia) dan ternak yang terjangkit masih bisa dikonsumsi.

Baca juga:
Percepat Penanganan PMK, Pemprov Sumut Bentuk Satgas PMK Libatkan TNI/Polri, Polda Sumut Siap All Out
Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Peternakan Simalungun telah bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) menyiapkan langkah strategis mengantisipasi penularan dan pencegahan PMK. (*)






Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru