Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

Warga Desa Asam Jawa Ditemukan Tewas

Redaksi - Minggu, 10 September 2023 16:11 WIB
558 view
Warga Desa Asam Jawa Ditemukan Tewas
Foto: harianSIB.com/Rudi Afandi Simbolon
Tergantung: MRHR alias K ditemukan tewas tergantung di dalam sebuah rumah di Desa Asam Jawa Kecamatan Torgamba,  Minggu (10/9/2023).
Torgamba (harianSIB.com)

Warga Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labusel, Minggu (10/9/2023) siang Sekira pukul 09.30 WIB kembali digegerkan dengan peristiwa dugaan bunuh diri.

Seorang pria berinisial MRHR alias K (27) warga Dusun Aek Batu Selatan, Desa Asam Jawa, ditemukan tewas dengan posisi tergantung leher terikat seutas tali nilon di dalam salah satu rumah di kawasan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Asam Jawa, Dusun Asam Jawa Timur, Desa Asam Jawa.

Peristiwa itu pertama kali diketahui kakaknya, Ratna Rambe (41) yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian. Saat itu Ratna berniat melihat kondisi adiknya itu, setelah sebelumnya MRHR sempat mengatakan ingin bunuh diri.

Saat masuk ke dalam rumah, ia sangat terkejut karena mendapati adiknya itu sudah terbujur kaku dalam kondisi tubuh tergantung. Ia pun seketika meminta pertolongan warga sekitar yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.

“Nggak tahu persis kapan kejadiannya. Tapi tadi saat ditemukan sudah meninggal dunia. Warga kemudian melaporkannya ke kepala dusun lalu ke kepolisian,” kata Juar Harahap (51) warga setempat kepada wartawan.

Tidak berselang lama, personel Polsek Torgamba bersama Tim Inafis Polres Labusel dan juga Tim Medis Puskesmas Aek Batu tiba di TKP. Mayat kemudian dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Aek Batu untuk dilakukan pemeriksaan medis.

Berdasarkan pemeriksaan luar yang dilakukan tim medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh MRHR. Hari itu juga mayat tersebut dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

Kapolsek Torgamba, AKP Ilham Lubis yang dikonfirmasi mengatakan, MRHR bunuh diri diduga karena depresi melihat kondisi orang tuanya yang sakit dan tidak kunjung sembuh. Sebab kata dia, beberapa jam sebelum kejadian, MRHR sempat bercerita kepada kakaknya tentang niatnya bunuh diri, kemudian berpamitan kepada ibunya.

“Sekira pukul 6 pagi dia bilang sama kakaknya mau bunuh diri, agar ibunya tidak lagi susah karena memikirkannya, dan kakaknya melarang niatnya itu. Kemudian ia pun berpamitan kepada ibunya. Setelah kakaknya pulang belanja dari pasar, ia menemukan adiknya itu sudah meninggal dunia,” katanya.

Berdasarkan catatan wartawan, ini peristiwa bunuh diri ketiga kalinya yang terjadi di Desa Asam Jawa, dalam kurun waktu sebulan terakhir. Peristiwa serupa terjadi, pada 4 dan 8 Agustus lalu.

“Benar, ini peristiwa ke tiga kalinya di Desa Asam Jawa,” kata Kapolsek Torgamba. (*)


Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru