Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 06 September 2026

Bupati Sergai : Keanekaragaman Budaya Harus Dilestarikan dan Dikembangkan

Redaksi - Minggu, 12 November 2023 17:49 WIB
236 view
Bupati Sergai : Keanekaragaman Budaya Harus Dilestarikan dan Dikembangkan
(Foto Dok/Diskominfo)
SAMBUTAN : Bupati Sergai, H Darma Wijaya, didampingi Wabup H Adlin Tambunan, Kapolres AKBP Oxy Yudha Pratesta, Dandim 0204 Letkol Czi Yoga Febrianto, dan Kasi Intelijen Kejari Sergai Romel Tarigan, memberikan sambutan saat menghadiri Pekqn Kebuda
Sergai (SIB)
Bupati Serdangbedagai didampingi Wakil Bupati (Wabup) H Adlin Tambunan dan unsur Forkopimda menghadiri Pekan Kebudayaan Daerah yang digelar di Halaman Kantor Bupati Sergai di Seirampah seperti dilansir dari harianSIB.com, Jumat (10/11) malam.
Dalam sambutannya, Darma Wijaya mengatakan bangga dan bahagia bisa berkumpul bersama para budayawan, sejarawan, dan seniman, karena bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.
"Tepat hari ini, kita juga memeringati Hari Pahlawan Nasional tanggal 10 November 1945, sebagai salah satu peristiwa yang sangat penting dalam sejarah Republik Indonesia, yaitu terjadi pertempuran besar pasca kemerdekaan di Surabaya. Untuk itu, mari kita mengenang momentum ini untuk menghormati jasa para pahlawan kita yang telah memperjuangkan mempertahankan kemerdekaan Indonesia", ujarnya.
Darma Wijaya menyebut, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, Indonesia memiliki lebih dari 300 kelompok suku yang tersebar dari Pulau Sumatera hingga Pulau Papua. Suku bangsa masing-masing memiliki bahasa, budaya hingga filosofi hidup yang berbeda-beda.
"Keanekaragaman budaya yang ada ini menjadi kekayaan kita sebagai Bangsa Indonesia yang harus dilindungi serta dikembangkan," sebutnya.
Menurutnya, pekan kebudayaan daerah ini pada hakikatnya merupakan upaya pemerintah dan masyarakat dalam membangun wadah kerja bersama untuk melahirkan ruang-ruang keragaman berkreasi dialog antar budaya, serta inisiatif dan partisipatif inovatif yang dikelola secara berjenjang sejak dari desa hingga ke kota.
"Pekan Kebudayaan ini berisi rangkaian kegiatan yang ditujukan untuk memfasilitasi ekosistem kebudayaan sebagai garda terbaru dalam kemajuan kebudayaan di Indonesia," ujarnya.
Pelestarian budaya menjadi hal yang sangat penting, katanya, karena perkembangan modernisasi saat ini lebih cepat daripada adaptasi kebudayaan masyarakat pada umumnya. Fenomena umum yang terjadi saat ini, masyarakat cenderung menerima budaya global atau modern sebagai patokan segala aspek hidup.
"Sebagian masyarakat mulai memandang budaya bangsa lain lebih menarik, lebih hebat dari budaya kita sendiri. Akibat memudarnya kecintaan terhadap budaya lokal menjadi tantangan bagi kita untuk mencari bagaimana mengembalikan rasa hormat kepada budaya sendiri," jelasnya.
Sejarah membuktikan, tambahnya, kemajuan suatu bangsa terjadi apabila bangsa tersebut menghargai kebudayaannya sendiri. Hal tersebut juga berdampak pada pembangunan yang pada akhirnya menimbulkan banyak persoalan, karena pada konteks yang tidak kontekstual dengan perkembangan budaya masyarakat.
"Oleh karena itu, perlu dilakukan reorientasi yaitu memutar arus peradaban dengan memperdayakan kekayaan potensi budaya yang ada. Untuk itu, Pemkab Sergai harus mempersiapkan terjadinya alih pengetahuan dan regenerasi melalui perlindungan dan pengembangan karya kreatif untuk kesejahteraan para pelaku budaya," tegasnya.
Mengusung tema "Kemilau, Dulu, Kini, dan Nanti", pekan Kebudayaan daerah diisi serangkaian acara, mulai tari multi etnis, talk show kemilau budaya, penampilan seni budaya, senandung Melayu, tortor sigale-gale, tari gobuk, serta pagelaran kesenian tradisional.
Turut hadir, Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta, Dandim 0204/DS Letkol Czi Yoga Febrianto, Kajari Sergai diwakili Kasi Intelijen Romel Tarigan, budayawan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, para Kepala OPD dan camat, serta masyarakat. (**)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru