Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 04 Mei 2026
Wakil Bupati Simalungun, Zonny Waldi :

Masyarakat Perlu Sikapi Lonjakan Harga dengan Belanja Bijak

Redaksi - Minggu, 10 Desember 2023 18:24 WIB
246 view
Masyarakat Perlu Sikapi Lonjakan Harga dengan Belanja Bijak
Foto: Freepik
Ilustrasi 
Pematangsiantar ( SIB)
Peningkatan aktivitas masyarakat akan aneka kebutuhan menjelang Natal dan Tahun Baru 2024 ( Nataru) , menjadi faktor pendorong terjadinya kenaikan harga pada periode tersebut. Kondisi tersebut juga terjadi di kota Pematangsiantar dan menjadi refleksi bagi pergerakan harga di wilayah sekitarnya seperti di Kabupaten Simalungun.

Demikian menurut Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Abdul Haris dalam siaran persnya yang diterima SIB, Sabtu (9/12).

Disebutkannya, dalam beberapa tahun terakhir ini, kecenderungan peningkatan inflasi terjadi pada bulan Desember. Untuk itu diperlukan berbagai inisiatif guna mengantisjpasi kondisi tidak normal. Salah satu, antisipasi yang diperlukan adalah ketersediaan informasi terkini akan menjadi dasar penetapan kebijakan . Sehingga Tim Pengendalian Inflasi Daerah ( TPID ) Kabupaten Simalungun menyelenggarakan High Level Meeting ( HLM ) baru-baru di Kantor Perwakilan BI Pematangsiantar, dipimpin Wakil Bupati Simalungun, Zonny Waldi diikuti berbagai unsur strategis pengendalian inflasi,seperti BI, Kepolisian, Bulog dan Organisasi Perangkat Daerah, pelaku usaha di Kabupaten Simalungun.

Dalam arahannya, Zonny Waldi, mengatakan menghadapi kondisi akhir tahun yang rentan inflasi, masyarakat perlu menyikapinya dengan belanja bijak, sesuai dengan kebutuhan dan bukan keinginan, tidak menimbun barang dan menghindari sikap konsumtif berlebihan.

Semenara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Pematangsiantar Abdul Haris menyatakan bahwa penguatan program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan ( GNPIP) di daerah harus terus disinergikan, dalam rangka pengendalian inflasi. Selain itu, beberapa inisiatif yang perlu untuk pengendalian inflasi di Kabupaten Simalungun menjelang Nataru dan periode lainnya.

Selanjutnya penguatan pengendalian inflasi di daerah perlu dilakukan baik dari sisi permintaan maupun penawaran . Langkah-langkah konkret penguatan tersebut yaitu mendukung ketahanan pangan nasional , menjaga daya beli serta pemulihan ekonomi nasional melalui optimalisasi operasi pasar ( pasar murah) , penguatan ketahanan komoditas pangan strategis , peningkatan pemanfaatan alsintan dan sarana prasaran dan penguatan kerjasama antar daerah. (**)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru