Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Januari 2026

Pembangunan Neon Box di Simalungun untuk Sosialisasi Pencegahan Narkoba

Jheslin M Girsang - Selasa, 07 Mei 2024 18:57 WIB
897 view
Pembangunan Neon Box di Simalungun untuk Sosialisasi Pencegahan Narkoba
(Foto: harianSIB.com/Jheslin M Girsang)
Kepala Bidang Pemerintahan Nagori DPMN Simalungun, Kennedy Silalahi.
Simalungun (harianSIB.com)

Pembangunan Neon Box yang bersumber dari Dana Desa (DD) di Kabupaten Simalungun bertujuan untuk menyosialisasikan pencegahan penyalahgunaan Narkoba.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pemerintahan Nagori Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagori (DPMN) Simalungun, Kennedy Silalahi kepada wartawan, Selasa (7/5/2024).

Menurut dia, pemasangan Neon Box sebagai bentuk informasi publik, yang terbuat dari bahan akrilik dan dilengkapi lampu neon untuk memberi efek cahaya terang dan menarik.

"Dengan tujuan menarik perhatian warga desa untuk membangun citra positif dalam pencegahan Narkoba," kata Kennedy.

Pada Neon Box tersebut, lanjut dia, tertera slogan yang bertuliskan "Hidup indah tanpa Narkoba". Melalui sosialisasi ini, warga desa diharapkan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan Narkoba.

Disinggung apakah pembangunan Neon Box instruksi DPMN, Kennedy mengatakan program Neon Box adalah hasil musyawarah desa.

"Bukan instruksi kita (DPMN), tapi hasil musyawarah desa yang dimuat dalam RKP (Rencana Kerja Pembangunan). Besaran anggarannya juga berdasarkan kesepakatan desa," urainya.

Sebagaimana diketahui, anggaran pembangunan Neon Box yang bersumber dari Dana Desa sebesar Rp22,7 juta. Jumlah total desa di Simalungun sebanyak 386.

Kennedy mengatakan, sampai saat ini, baru sekitar 50 persen jumlah desa tersebut yang sudah melakukan pemasangan Neon Box. Katanya, DPMN tidak terlibat dalam pengelolaan anggarannya.

"Perjanjian kerjanya dilakukan antara perangkat desa dengan pihak ketiga (rekanan). Nagori (desa) yang mentransfer anggarannya ke pihak ketiga. Jadi, tidak sampai ke DPMN," ungkapnya. (*)


Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru