Ratusan UMKM Ramaikan Bazar GEMES IX di Lapangan Merdeka Medan
Medan (harianSIB.com)Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ambil bagian dalam Bazar Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX, di Lap
Dia mengatakan, apabila benar dana donasi itu belum disalurkan, maka sudah sangat patut untuk dipertanyakan dan diselidiki apa penyebab hasil donasi itu belum juga didistribusikan kepada para korban.
"Jujur baru ini kita ketahui kalau donasi untuk korban bencana alam di Desa Simangulampe itu belum disalurkan. Ini sudah tidak masuk akal. Masa bencana alam sudah hampir setengah tahun berlalu, tapi hasil donasinya tak kunjung disalurkan. Ada apa dengan Pemkab Humbang Hasundutan," kata Ramses Lumban Gaol menanggapi pemberitaan harianSIB.com terbitan Kamis (16/5/2024) yang berjudul "Rp 1,2 M Donasi Belum Disalurkan ke Korban Banjir Bandang di Desa Simangulampe".
Lebih lanjut dijelaskan, dengan alasan apapun Pemkab Humbahas sebenarnya tidak boleh menahan atau memperlambat penyaluran hasil donasi tersebut. Sebab, kata dia, para korban sangat membutuhkan uang tersebut untuk mengganti atau menambah biaya perbaikan rumah tempat tinggal mereka yang hancur dihantam banjir bandang dan menutupi kebutuhan lainnya.
"Kita meminta sekaligus mendesak Pemkab Humbang Hasundutan untuk segera menyalurkan hasil donasi bencana alam itu. Itu hak para korban. Mereka sangat membutuhkannya saat ini. Jangan lagi ditunda-tunda. Segeralah disalurkan," ucap Ramses sembari mengaku, kalau pihaknya dari lembaga DPRD Humbahas juga turut menyerahkan bantuan kepada para korban melalui rekening Posko Bencana Alam Desa Simangulampe.
Ditambahkannya, dalam penyaluran donasi itu, Pemkab Humbahas harus bisa membuat keputusan yang adil buat para korban dan tidak menimbulkan masalah baru.
"Berikan bantuan itu kepada yang berhak menerima. Harus transparan. Jangan sampai terjadi penyelewengan atau penyalahgunaan," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, banjir bandang dan longsor yang meratakan sebagian besar Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Jumat (1/12/2023) waktu lalu masih menyisakan segudang duka bagi para keluarga korban.
Selain menelan belasan korban jiwa, bencana alam yang sangat luar biasa itu juga meluluhlantakkan puluhan rumah masyarakat akibat hantaman lumpur dan bebatuan besar dari atas bukit perkampungan tersebut.
Beberapa saat setelah kejadian itu, Pemerintah Kecamatan Baktiraja langsung membuka posko bencana dan posko penerimaan bantuan, baik bantuan sembako dan bantuan lainnya termasuk bantuan materi yang sifatnya donasi dari berbagai elemen masyarakat melalui nomor rekening posko bencana.
Namun sangat disayangkan, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Humbahas maupun Pemerintah Kecamatan Baktiraja belum pernah mempublikasikan berapa jumlah bantuan hasil donasi yang disampaikan ke posko bencana alam itu. Baik bantuan sembako, maupun bantuan materi.
Bahkan kabarnya, donasi yang dikumpulkan di Rekening Posko Bencana Alam Desa Simangulampe, atas nama Pemerintah Kecamatan Baktiraja itu hingga saat ini belum disalurkan kepada para keluarga korban. Padahal, bencana banjir bandang dan longsor sudah hampir setengah tahun berlalu.
Tidak hanya dari bantuan donasi dari berbagai elemen masyarakat, untuk penanganan bencana banjir bandang dan longsor tersebut, banyak juga bantuan mengalir dari pemerintah, baik pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pemerintah pusat. Namun masyarakat Humbahas tidak pernah mengetahui berapa jumlah dana dan anggaran yang dihabiskan untuk menangani bencana alama banjir bandang dan longsor tersebut.
Camat Baktiraja, Sanggam Lumban Gaol ketika dikonfirmasi harianSIB.com, Rabu (15/5/2024) via selulernya membenarkan kalau bantuan hasil donasi banjir bandang dan longsor itu belum disalurkan.
"Hasil rapat kita beberapa hari lalu di Kantor Camat Baktiraja yang dipimpin oleh Bapak Asisten Administrasi Umum yang dihadiri Kadis Sosial Humbahas, Kepala Desa Simangulampe, tokoh masyarakat dan para keluarga korban, telah disepakati kategori bantuan dibagi menjadi tiga yaitu rumah yang rata dengan tanah, rusak berat dan rusak ringan. Artinya jumlah bantuan sesuai dengan tingkat kerusakannya," kata Sanggam.
"Jadi saat ini kita tinggal menunggu persetujuan dari bapak bupati. Jika disetujui, kita akan minta kepada para korban dan keluarga korban untuk membuka nomor rekening masing-masing. Melalui nomor rekening itulah nanti akan kita salurkan kepada mereka," ucapnya. (**)
Medan (harianSIB.com)Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ambil bagian dalam Bazar Gelar Melayu Serumpun (GEMES) IX, di Lap
Medan (harianSIB.com)Perhimpunan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera Utara (Bakumsu) mencatat sepanjang Mei 2026 sedikitnya terjadi 2
Parapat(harianSIB.com)Puluhan wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Pemerintah Provinsi (FWP) Sumatera Utara (Sumut) mengikuti rapat
Medan(harianSIB.com)Laporan dugaan penipuan dan penggelapan uang pesangon yang menyeret oknum pengacara berinisial DT dkk memasuki babak bar
Medan(harianSIB.com)BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar Fun Run BPJS KesehatanUSU Tahun 2026 di M
Medan(harianSIB.com)Universitas Murni Teguh (UMT) resmi meresmikan Fakultas Kedokteran yang terdiri atas Program Studi Kedokteran Program Sa
Kutacane(harianSIB.com)Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jarwansyah, S.Pd., M.AP., M
Jakarta(harianSIB.com)Pembahasan Rancangan UndangUndang (RUU) Daerah Kepulauan resmi memasuki babak lanjutan setelah DPD RI, DPR RI dan pem
Sipoholon(harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menyatakan kesiapan penuh untuk memfasilitasi seluruh agenda nasional Hu
Lubukpakam(harianSIB.com)Menyambut Hari Bhayangkara ke80, Polresta Deliserdang menggelar turnamen eSports Mobile Legends memperebutkan Kap
Medan(harianSIB.com)Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, melakukan audiensi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut), Muhibudd
Jakarta(harianSIB.com)Jenderal (Purn) HBL Mantiri resmi dikukuhkan sebagai Ketua Badan Pertimbangan Pusat Persatuan Purnawirawan Angkatan Da