Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Januari 2026

Bupati Simalungun Motivasi ASN Pertahankan WTP

Jheslin M Girsang - Rabu, 29 Mei 2024 20:34 WIB
714 view
Bupati Simalungun Motivasi ASN Pertahankan WTP
(Foto: Dok/Diskominfo)
MOTIVASI: Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga memotivasi ASN pada rapat koordinasi pemerintah di Balei Harungguan Djabanten Damanik, Pamatangraya, Rabu (29/5/2024).
Simalungun (harianSIB.com)
Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga memotivasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Simalungun agar meningkatkan kinerja guna mempertahankan opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian).

Hal itu disampaikan bupati pada rapat koordinasi pemerintah (Rakorpem), di Balei Harungguan Djabanten Damanik, Pamatangraya, Rabu (29/5/2024).

Rakorpem tersebut dalam rangka peningkatan kinerja perangkat daerah. Hadir juga Wakil Bupati Zonny Waldi, Sekretaris Daerah Esron Sinaga, para staf ahli bupati, asisten, pimpinan OPD (Organisasi Perangkat Daerah), pejabat administrator dan pengawas.

Setelah 18 tahun, Pemkab Simalungun akhirnya meraih opini WTP atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2023 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Sumatera Utara.

Dalam kesempatan tersebut, bupati mengajak ASN agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Opini WTP merupakan penghargaan terindah dan kado luar biasa untuk masyarakat Simalungun.

"Tahun ini, kita meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian yang sudah lama ditunggu dan akhirnya kita mendapatkan WTP. Ini merupakan kado buat masyarakat Simalungun," tutur Radiapoh.

Dia pun memberi apresiasi kepada para pegawai yang telah berkontribusi. Capaian opini tersebut, katanya, berkat perjuangan dan kebersamaan.

"Capaian ini bukanlah akhir. Tapi, harus dipertahankan dan lebih ditingkatkan. Harapan, tahun ini PAD (pendapatan asli daerah) meningkat. Jika PAD meningkat maka semakin cepat mencapai target kesejahteraan masyarakat," urainya.

Menurut Radiapoh, hak-hak pegawai juga harus dipenuhi. Visi misi 'rakyat harus sejahtera' akan sulit dicapai jika pegawai tidak sejahtera. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru