Senin, 15 Juli 2024

Seorang Warga Desa Lae Parira Dairi Mengaku Dihina Oknum Camat di Depan Umum

Tulus P Tarihoran - Sabtu, 15 Juni 2024 16:02 WIB
5.345 view
Seorang Warga Desa Lae Parira Dairi Mengaku Dihina Oknum Camat di Depan Umum
Foto: SNN/Tulus P. Tarihoran
BERI KETERANGAN: Sumarlin Hermanto Berutu (58) warga Desa Lae Parira yang juga PKD memberi keterangan tidak terima dibentak camat, Sabtu (15/6/2024).
Sidikalang (harianSIB.com)
Oknum camat di Kabupaten Dairi dituding melakukan penghinaan kepada warganya saat pelantikan pengawas desa/kelurahan (PKD) se-Kecamatan Lae Parira.

Sumarlin Hermanto Berutu (58), warga Desa Lae Parira, sebagai korban penghinaan oknum camat, Sabtu (15/6/2024), di Sidikalang, mengaku tidak terima dibentak dan dikau-kaukan camat di depan umum. Ia mengku tidak terima mendapat perlakuan demikian dari seorang pimpinan wilayah/camat.

"Saya malu dan mental "down". Saya sudah orang tua dan sudah mau punya cucu, masak seorang camat menyenggak-nyenggak dan mengkau-kaukan orang yang lebih tua darinya. Terlalu kasar camat itu," ucap Sumarlin yang juga PKD Lae Parira.

Baca Juga:

Diterangkannya, peristiwa itu terjadi saat pelantikan PKD, di mana camat memberikan kata sambutan. Camat menyenggak dan mengkau-kaukan gegara buka sepatu di tempat duduk.

Ia mengaku membuka sepatu karena kakinya sakit. Kemudian memegang kaki saat camat menyampaikan kata sambutan, langsung camat membentak dari depan mengatakan,"Gak ada sopan kau, apa kau, gak ada ahlakmu, sudah orang tua gak ada ahlak. Panwascam perlu PKD yang seperti ini dievaluasi".

Baca Juga:

"Setelah dibilang dievaluasi, saya langsung berdiri dan mengatakan terus gimana kali rupanya kesalahanku pak? Sekarang pun saya siap dievaluasi," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panwascam Lae Parira, Hemat Manullang lewat telepon dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. Dimana saat pelantikan, camat memberikan kata sambutan, Sarmaulin Berutu mengangkat kaki di belakang kursi temannya dan buka sepatu.

Mungkin melihat itu yang membuat camat marah dan mengatakan gak ada sopan kau. Dan camat meminta Panwascam mengevaluasi PKD.

Sementara itu, Camat Lae Parira Rinto Hutauruk lewat WhatsApp mengaku, saat memberikan bimbingan arahan, ada PKD bertindak tidak sopan dengan membuka sepatu dan mengangkat kedua kakinya serta tidak memperhatikan pengarahannya.

Kemudian, ia mengingatkan yang bersangkutan agar beretika dan punya sopan santun dan menyampaikan agar Panwascam melakukan evaluasi. Namun, yang bersangkutan malah melawan dan menyatakan siap dievaluasi dari Panwas Desa, lalu meninggalkan lokasi.

"Saya tidak ada mengatakan kau," katanya.

Lanjut Rinto, ketika klarifikasi juga diundang Panwascam, Kamson Sinaga, Rohaniawan, Babinsa, Perwakilan Bawaslu Kabupaten Dairi dan seluruh PKD yang dilantik agar selesai dan tidak ada fitnah.(*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru