Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 31 Januari 2026

Pemkab Simalungun Targetkan Angka Prevalensi Stunting Turun Hingga 14 Persen

Jheslin M Girsang - Senin, 17 Juni 2024 19:28 WIB
432 view
Pemkab Simalungun Targetkan Angka Prevalensi Stunting Turun Hingga 14 Persen
Foto: harianSIB.com/Jheslin M Girsang
Kepala DPPKB Simalungun, Gimrood Sinaga.
Simalungun (harianSIB.com)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menargetkan angka prevalensi stunting bisa turun hingga 14 persen di Simalungun.

"Pada 2022 lalu, kita berhasil menurunkan angka stunting dari 28 persen menjadi 17,4 persen. Kita berupaya terus untuk menurunkannya hingga 14 persen," kata Kepala DPPKB Simalungun, Gimrood Sinaga, Senin (17/6/2024).

Ia pun mengajak para pemangku lintas sektoral untuk bersama-sama mengatasi stunting atau kekurangan asupan gizi pada anak.

Menurut Gimrood, membangun hubungan koordinasi, sinergi dan sinkronisasi di antara pemangku kepentingan merupakan salah satu bentuk upaya dalam mengurangi angka stunting.

Perihal tersebut, katanya, didasari Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 yang mengatur tentang percepatan penurunan stunting yang holistik, integratif dan berkualitas.

Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Simalungun juga diharapkan ikut aktif bersinergi.

Dalam mengatasi stunting, sebanyak 2.088 orang ditugaskan sebagai Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Simalungun. Tugasnya adalah untuk mendampingi keluarga terutama ibu hamil, pemeriksaan anemia dan pengaturan pola makan.

Selain itu, diminta peran serta para pangulu (kepala desa) untuk bersama-sama menangani masalah kekurangan asupan gizi pada anak. Dana Desa dinilai bisa diperuntukkan dalam penanganan stunting seperti pemberian makanan tambahan. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru