Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 26 Maret 2026

Desa N-4 Aeknabara Labuhanbatu Masuk Nominasi Program Kampung Iklim di Sumut

Efran Simanjuntak - Senin, 01 Juli 2024 22:11 WIB
797 view
Desa N-4 Aeknabara Labuhanbatu Masuk Nominasi Program Kampung Iklim di Sumut
Foto: Dok/Diskominfo
Kadis Lingkungan Hidup, Ir M Safrin Hasibuan memimpin apel gabungan ASN, di halaman Balai Diklat, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan, Kompleks Kantor Bupati, Jalan Sisingamangaraja Rantauprapat, Senin (1/7/2024).
Rantauprapat (harianSIB.com)
Desa N-4 Aeknabara, Kabupaten Labuhanbatu, masuk nominasi program kampung iklim (Proklim) Utama di Provinsi Sumatera Utara, sesuai hasil desk review Sekretariat Wilayah Sumut.

"Berdasarkan hasil Desk Review oleh Sekretariat Proklim Wilayah, terdapat 4 lokasi nominasi Proklim utama di Provinsi Sumatera Utara yang memenuhi syarat, salah satunya berada di Kabupaten Labuhanbatu, yaitu Desa N-4 Aeknabara Kecamatan Bilah Hulu," kata Plt Bupati Labuhanbatu Hj Ellya Rosa melalui Kepala Dinas Lingkungan Hidup, M Safrin Hasibuan, saat memimpin apel gabungan ASN, di halaman Balai Diklat, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan, komplek Kantor Bupati, Jalan Sisingamangaraja Rantauprapat, Senin (1/7/2024).

Dia menyebut, Proklim dilakukan untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup, dengan tema hari lingkungan hidup tahun 2024: Penyelesaian krisis iklim dengan inovasi dan prinsip keadilan.

"Tema ini menjadi pengingat sekaligus ajakan bahwa penyelesaian akar masalah krisis iklim harus diselesaikan dengan inovasi yang dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh pemangku kepentingan, sekaligus harus mengedepankan prinsip keadilan dan inklusivitas," sebutnya.

Dikatakan M Safrin, Proklim telah diluncurkan sebagai gerakan nasional pengendalian perubahan iklim berbasis komunitas oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Proklim merupakan program yang memberikan pengakuan terhadap partisipasi aktif masyarakat yang telah melaksanakan upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang terintegrasi.

"Pemulihan lingkungan merupakan kunci dalam membalikkan arus degradasi lahan dan dapat sekaligus meningkatkan mata pencaharian, mengurangi kemiskinan dan membangun ketahanan terhadap cuaca ekstrem," sebutnya.

Ia menjelaskan, lahan dapat mendukung perekonomian, kehidupan dan mata pencaharian. Untuk itu perlu ditingkatkan ambisi dan investasi dalam upaya pemulihan lingkungan, memberikan momen terobosan besar bagi perbaikan lahan sebagai upaya untuk mengatasi kekeringan.

Restorasi lahan selain menghasilkan manfaat ekosistem yang signifikan, juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan keberlanjutan sosial, kesejahteraan masyarakat yang berbasis lingkungan.

"Untuk itu, mari kita peduli dengan lingkungan sekitar, dengan memperbanyak menanam pohon dan mengurangi penebangan pohon demi memperlambat proses ataupun dampak akibat perubahan iklim," ajaknya.

Apel gabungan tersebut diikuti Asisten lll Zaid Harahap, Staf Ahli Bupati Turing Ritonga, Kadis PMD Abdi Jaya Pohan, Inspektur Ahlan Teruna Ritonga SH, pejabat eselon III, pejabat eselon IV dan pejabat fungsional. (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru