Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 17 Februari 2026

HUT ke-16 Labura, Keluarga Tokoh Pemekaran Berharap Perhatian Bupati

Chairul Fahmi Matondang - Rabu, 17 Juli 2024 15:05 WIB
452 view
HUT ke-16 Labura, Keluarga Tokoh Pemekaran Berharap Perhatian Bupati
Foto: harianSIB.com / Chairul Matondang
FOTO BERSAMA: Ketua Forum Komunikasi Anak Tokoh Pemekaran Labura (FKATPL), Amranuddin Tanjung, foto bersama dengan anggotanya usai bincang-bincang berkaitan HUT ke-16 Labura di Aekkanopan, Rabu (17/7/2024).
Aekkanopan (harianSIB.com)
Menjelang HUT ke-16 Kabupaten Labuhan Baru Utara (Labura), 21 Juli 2008 - 21 Juli 2024, tokoh dan keluarga tokoh pemekaran Kabupaten Labura berharap mendapat perhatian Bupati, Hendri Yanto Sitorus.


"Kita berharap, bupati memberikan perhatiannya kepada tokoh dan keluarga dari sejumlah tokoh pemekaran yang telah meninggal dunia agar kehidupannya lebih sejahtera, " kata Ketua Forum Komunikasi Anak Tokoh Pemekaran Labura (FKATPL), Amranuddin Tanjung, Rabu (17/7/2024).


Menurut keluarga tokoh pemekaran Labura itu, sejak kabupaten yang memiliki 90 desa/kelurahan itu ada, memang ada perhatian bupati terdahulu dan yang sedang menjabat saat ini, tetapi masih belum sesuai harapan.


Sejumlah putra/putri anak dari tokoh pemekaran, memang sudah ada bekerja di sejumlah perusahaan yang beraktivitas di Labura karena ada atensi kepala daerah, tetapi belum maksimal.


Sama halnya, dengan tokoh-tokoh pemekaran. Tokoh-tokoh itu ada mendapat atensi, seperti mendapat piagam penghargaan dan bingkisan di acara resepsi HUT Labura, tetati, sebutnya lagi, hal itu belumlah maksimal.


Berkaitan pembangunan di Labura, terkhusus di Aekkanopan dan Aek Kanopan Timur, turut menjadi perhatian pria yang lahir di Aek Kanopan Timur, 43 tahan lalu ini.


Memang, katanya, sudah banyak juga perkembangan dan pembangunan di Labura sejak dipimpin Pj Bupati, H Daud Syah, H Asrin Naim, M Z Siregar, H Khairuddin Syah dan Hendri Yanto Sitorus.


"Tapi, sedikit disayangkan, sampai saat ini, pembangunan di ibu kota kabupaten itu yakni Kota Aekkanopan, terlihat kurang maksimal, masih banyak jalan yang rusak yang perlu perbaikan.


"Memprihatinkan, memasuki usia ke-16, masih ada ruas jalan di Kelurahan Aek Kanopan Timur belum beraspal, padahal jaraknya hanya beberapa kilo meter dari Kantor Bupati Labura, " tambah, putra tokoh pemekaran Labura, almarhum Firhan Tanjung tersebut. (*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru