Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 19 Januari 2026

Minim Pejabat Hadir, Penyampaian Pandangan 8 Fraksi pada Rapat P APBD Labura 2024 Sempat Tertunda

Chairul Fahmi Matondang - Selasa, 13 Agustus 2024 07:00 WIB
550 view
Minim Pejabat Hadir, Penyampaian Pandangan 8 Fraksi pada Rapat P APBD Labura 2024 Sempat Tertunda
Foto : harianSIB.com / Chairul Matondang
Rapat berkaitan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P APBD) Labura TA 2024 yang dipimpin Ketua DPRD, H Indra Surya Bakti Simatupang, berlangsung di Kantor DPRD Labura sampai Senin (12/8/2024), sekira pukul 21.30 WIB.
Aekkanopan (harianSIB.com)
Minimnya pejabat Pemkab Labuhan Batu Utara (Labura) berhadir, penyampaian pandangan delapan fraksi DPRD Labura pada Rapat Berkaitan Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P APBD) Labura TA 2024 sempat tertunda.

Tertundanya penyampaian pandangan fraksi-fraksi pada rapat dipimpin Ketua DPRD Labura, H Indra Surya Bakti Simatupang itu terjadi karena peserta rapat, H Lumba Munthe, meminta pimpinan rapat untuk tidak melanjutkan rapat karena menurutnya, minim peserta rapat dari pihak Pemkab yang hadir.

Setelah beberapa menit tertunda, rapat dilanjutkan dan delapan fraksi DPRD Labura, yakni, Fraksi Golkar, Hanura, PDI P, PKB, Nasdem, Gerindra, Fraksi Amanah Keadilan dan Fraksi Gabung Persatuan Bintang Demokrat, melalui perwakilannya, menyampaikan pandangannya dengan lancar.

Tujuh dari 8 fraksi itu, tergabung dalam Lintas 7 Fraksi (Golkar, Hanura, PDI P, PKB, Nasdem, Gerindra, Fraksi Amanah Keadilan) menyampaikan sejumlah pandangannya dan beberapa di antaranya yakni, meminta Bupati Labura, Hendri Yanto Sitorus dan Dinas Perhubungan, mendirikan portal di jalan menuju Desa Sukaramai dan Jalan Tanjungpasir.

Lintas 7 fraksi itu meminta mendirikan portal karena banyaknya keluhan masyarakat yang menyebutkan, truk-truk yang melebihi kapasitas muatan masih melintas di jalan menuju Desa Sukaramai, Kecamatan Kualuh Hulu dan Jalan Desa Tanjungpasir, Kecamatan Kualuh Selatan.

Lalu, Fraksi Gabungan Persatuan Bintang Demokrat, melaluI pembicaranya, H Lumba Munthe, mempertanyakan beberapa pertanyaan yang ditujukan kepada bupati, di antaranya tentang Masjid Agung dan Taman Makam Pahlawan.

Politisi Demokrat itu mempertanyakan, sudah adakah perencanaan pembangunan Masjid Agung di kabupaten yang usianya sudah 16 tahun dan kapan ada lahan untuk lokasi Taman Makam Pahlawan Labura.

Pandangan-pandangan fraksi itu belum ada jawaban dari bupati karena rapat tentang P APBD Labura 2024 masih diskors.(*)
Editor
: Bantors Sihombing
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru