PDAM Tirta Lihou Bertransformasi Menjadi Perumda, Anthoni Damanik: Amanah Berhasil Dituntaskan
Simalungun(harianSIB.com)Menjelang masa akhir jabatannya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tir
Hal ini diungkapkan Ketua DPC LSM PMP-RI Asahan, Hendra Syahputra, dalam kunjungannya bersama tim ke lokasi proyek, Sabtu (21/9/2024), di Taman Hutan Kota Taufan Gama Simatupang, Kisaran.
Hendra menduga proyek yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Asahan tahun 2024 tersebut, tidak sesuai Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang ditetapkan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan.
"Hal ini berdampak pada standarisasi kualitas beton yang dipertanyakan, karena bahan yang digunakan seperti pasir halus yang mengandung lumpur. Selain itu, campuran semen dan pasir diduga tidak sesuai takaran," jelas Hendra.
Lebih lanjut, Hendra menambahkan, campuran beton yang diaplikasikan menggunakan alat sederhana seperti angklong diduga tidak melewati pengujian kualitas. Akibatnya, mutu beton yang seharusnya mencapai K200 tidak terpenuhi.
"Bahkan, untuk mutu K175 saja tidak tercapai," tegasnya.
Saat melakukan pemantauan di lokasi, tim SIB News Netwotk (SNN) mendapati sejumlah pekerja proyek tidak dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) dan pengawasan dari instansi terkait. Proses pencampuran air, semen, dan pasir juga dilakukan tanpa ukuran yang jelas.
Berdasarkan papan proyek, pekerjaan dimulai pada 19 Agustus 2024 dan dijadwalkan selesai pada 18 November 2024, dengan pelaksana CV. GS. Di beberapa titik, rabat beton yang sudah mengering terlihat retak-retak.
"Selain masalah kualitas, para pekerja juga tidak menggunakan APD, padahal 1 persen dari pagu anggaran sudah dialokasikan untuk itu. Ini menimbulkan pertanyaan mengenai pengawasan dari Dinas terkait dan potensi adanya kolusi dengan pihak rekanan," tambah Hendra.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Asahan, Joni Barus, saat dikonfirmasi mengenai proyek tersebut, menjelaskan, proyek tersebut memang direncanakan secara manual dan tidak menggunakan beton siap pakai (redimix).
Menurutnya, hal ini disesuaikan dengan fungsi jalan yang akan digunakan untuk aktivitas joging, permainan anak-anak dan bersepeda.
"Total panjang yang akan dibeton bervariasi, mulai dari 427 meter, 137 meter, 47 meter, 39 meter, hingga 14 meter. Pengerjaan proyek ini memang dipisah-pisah sesuai rencana," jelas Joni, mengutip informasi dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). (*)
Simalungun(harianSIB.com)Menjelang masa akhir jabatannya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tir
Belawan(harianSIB.com)Tiga pria masingmasing, Y (45), YS (39) dan R (35), terduga pengedar dan pengguna sabu, ditangkap petugas Satresnarko
Medan(harianSIB.com)Direktur Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (LKBH FH USU), Dr. Tommy Aditia
Medan(harianSIB.com)Pembangunan Kantor Imigrasi Asahan resmi dimulai yang ditandai dengan pelaksanaan doa bersama di lokasi pembangunan, Jum
Medan(harianSIB.com)Pembangunan Kantor Imigrasi Asahan resmi dimulai yang ditandai dengan pelaksanaan doa bersama di lokasi pembangunan, Jum
Pematangsiantar(harianSIB.com)SO (Sending Organization) Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Seikou Education Pematangsiantar memberangkatkan 11 pe
Medan(harianSIB.com)Menyikapi keluhan dari berbagai kalangan masyarakat dan jajaran Pemerintahan Sumatera Utara atas kenaikan harga dan k
Medan(harianSIB.com)Politisi Partai NasDem Sumut, Dr. Dra. Murniati Tobing, M.Si sekaligus pemerhati menyebut mendukung penuh revitalisasi C
Nias(harianSIB.com)Jalan Nikhu Gara, tepatnya di Dusun I Sungai Biliwe, Desa Saiwahili Hiliadulo, Kecamatan Idanogawo, Kabupaten Nias, menga
Medan(harianSIB.com)Niat membantu mengantarkan seorang pria ke rumah pacarnya berujung petaka. Sepeda motor Honda Beat Sporty milik seorang
Jakarta(harianSIB.com)Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan meminta pemerintah pusat menjadikan ruas jalan Padang SidempuanPasir
Tebingtinggi(harianSIB.com)Pemko Tebingtinggi hingga 31 Desember 2025 memiliki aset Ro 1,9 Triliun, Piutang 61,5 miliar, Utang Ro 32,5 milli