Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 09 Februari 2026

Penemuan Kerangka Manusia di Perladangan Namo Terbang, Kecamatan Juhar

Theopilus Sinulaki - Minggu, 03 November 2024 18:39 WIB
185 view
Penemuan Kerangka Manusia di Perladangan Namo Terbang, Kecamatan Juhar
(Foto: Dok/Polres Tanah Karo)
EVAKUASI: Personel Polsek Juhar bersama Tim Inafis Polres Tanah Karo, petugas Puskesmas Juhar dan Koramil 07 Juhar melakukan evakuasi penemuan kerangka manusia, di Perladangan Namo Terbang, Desa Kidupen, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo, Sabtu (2/11/2024).
Karo (harianSIB.com)

Kerangka manusia bagian tengkorak kepala manusia ditemukan di Perladangan Namo Terbang, Desa Kidupen, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo, Sabtu (2/11/2024).

Menurut informasi yang dihimpun Jurnalis SIB News Network (SNN), Minggu (3/11/2024), dari warga setempat, lokasi penemuan tengkorak kepala manusia itu berada di area dampak bencana banjir bandang yang sebelumnya melanda wilayah tersebut.

Kapolsek Juhar AKP A. Nainggolan beserta personel ketika berada di tempat kejadian perkara (TKP), langsung mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi.

Tim Inafis dari Satreskrim Polres Tanah Karo yang dipimpin Aiptu Amirudin Tarigan melakukan olah TKP serta pencarian lanjutan di sekitar lokasi penemuan tengkorak. Dalam proses pencarian tersebut, ditemukan pula beberapa tulang belulang manusia lainnya di beberapa titik sekitar lokasi.

Tim medis dari Puskesmas Juhar yang dipimpin drg. Pulungan Purba, juga turut membantu proses evakuasi bersama perangkat Desa Kidupen, personel Koramil 07/Juhar dan masyarakat sekitar. Tulang belulang yang berhasil ditemukan kemudian dibawa ke Puskesmas Juhar untuk penanganan lebih lanjut.

Dari hasil olah TKP, ditemukan beberapa bagian tubuh yang tersebar di empat titik berbeda. Di lokasi pertama ditemukan tengkorak kepala dengan gigi bagian atas yang masih utuh. Selanjutnya di TKP kedua ditemukan tumpukan rambut hitam lurus dan kuku jari kaki.

Semantara di TKP ketiga, ditemukan rahang bawah dengan gigi, tulang tangan dan kaki dan di TKP ke empat ditemukan tulang tangan dan kaki lainnya.

Menghubungkan penemuan kerangka ini dengan peristiwa orang hilang pada 10 Oktober 2024 lalu akibat bencana longsor, diduga adalah Murniati br Ginting. Pihak Polsek Juhar juga mengundang keluarga korban untuk memeriksa kerangka di Puskesmas Juhar. Beberapa anggota keluarga menyatakan keyakinan bahwa kerangka tersebut adalah anggota keluarga mereka, meskipun sebagian lainnya masih meragukan identitasnya.

Kapolsek Juhar AKP A. Nainggolan menyatakan, untuk kepentingan identifikasi lebih lanjut, pihak Polsek Juhar langsung membawa kerangka tersebut ke RSUD Kabupaten Karo.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak medis guna memastikan identitas dari kerangka yang ditemukan ini," ujarnya.(*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru