Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 17 Februari 2026

Gerilyawan Datangi Kantor Nasdem Pematangsiantar Tuntut Penjelasan Dugaan Pemukulan Mahasiswa

Andomaraja Paga Sitio - Selasa, 29 April 2025 07:00 WIB
41 view
Gerilyawan Datangi Kantor Nasdem Pematangsiantar Tuntut Penjelasan Dugaan Pemukulan Mahasiswa
(Foto: SNN/Andomaraja Paga Sitio)
Massa Front Gerakan Rakyat Melawan berunjuk rasa di depan kantor DPD Partai NasDem,.Jalan Pattimura Ujung, Pematangsiantar, Senin (28/4/2025).
Pematangsiantar(harianSIB.com)
Sekelompok massa menamakan diri Front Gerakan Rakyat Melawan (Gerilyawan) berunjuk rasa di depan kantor DPD Partai Nasdem, di Jalan Pattimura Ujung, Pematangsiantar, Senin (28/4/2025).

Dalam aksinya, mereka berorasi meminta penjelasan pengurus Partai Nasdem soal pemukulan terhadap mahasiswa yang diduga dilakukan oknum anggota DPRD Pematangsiantar berinisial RM, yang merupakan kader Nasdem.

Menyikapi tuntutan itu, Ketua DPD Nasdem Pematangsiantar Frans Herbet Siahaan, saat ditemui di kantornya, Senin (28/4/2025), mengatakan, tuntutan massa Gerilyawan tersebut sudah diklarifikasi dengan RM.

"Pasca kejadian sesuai informasi beredar terjadi pada Maret 2025 lalu, kita langsung panggil yang bersangkutan dan sudah kita klarifikasi," katanya.

Herbet mengatakan, terkait tuduhan itu, RM menyatakan tidak ada melakukan pemukulan. Meski begitu, persoalan ini sudah disampaikan ke DPW Nasdem Sumut dan DPP.


"Kita terbuka seluas-luasnya dan tidak ada menutup-nutupi apalagi melindungi anggota apabila ada yang melanggar. Tapi setelah kita panggil dan tanyakan, RM mengatakan tidak ada melakukan pemukulan sama sekali," kata Herbet.

Usai dari Kantor Nasdem, massa melanjutkan aksinya di Kantor DPRD Pematangsiantar, di Jalan Adam Malik. Di sana mereka juga meminta penjelasan dari pimpinan dewan soal dugaan pemukulan yang diduga dilakukan oknum anggota dewan inisial RM dari Fraksi Nasdem.

Mereka juga mendesak Badan Kehormatan DPRD Pematangsiantar untuk segera memberhentikan RM sebagai anggota DPRD karena telah melanggar etika, hukum dan martabat demokrasi.

Menanggapi tuntutan tersebut, anggota DPRD Ramses Manurung, yang juga Ketua Badan Kehormatan Dewan (BKD), didampingi Aprial Ginting, menyampaikan persoalan tersebut sudah dibahas BKD, tapi tidak korum.

Sebelumnya, ratusan mahasiswa berunjuk rasa di DPRD Pematangsiantar, pada 27 Maret lalu, menolak revisi UU TNI. Tidak diduga seorang mahasiswa dipiting petugas dan saat itu beredar kabar oknum anggota DPRD inisial RM sempat memukul mahasiswa tersebut. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru