Terkait Video Viral di Lubukpakam, Ini Tahapan Aktivasi Rekening PIP yang Perlu Dipahami
Lubukpakam (harianSIB.com)Viralnya video seorang siswa yang datang ke BNI Lubuk Pakam menggunakan ambulans dan tempat tidur pasien menjadi p
Aksi yang dimulai dari Lapangan Sarimatondang itu, diikuti berbagai kelompok masyarakat. Massa berjalan kaki menyusuri jalanan Sidamanik sambil menyerukan penolakan dan membagikan selebaran berisi informasi dampak buruk konversi teh ke sawit.
Pimpinan aksi, Sandy Penasdo Simbolon, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk penyadaran publik.
"Banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan ekosistem. Kami bersatu mempertahankan tanah ini agar kebijakan yang merugikan tidak dibiarkan," ujarnya.
Sandy menegaskan aksi tersebut baru tahap awal. "Kami akan menyurati pemerintah. Jika suara kami tak digubris, bukan tidak mungkin aksi massa yang lebih besar akan digelar."
Koordinator aksi, Julius Sitanggang, menambahkan, konversi teh ke sawit terindikasi bermasalah. "Kami menduga hal ini ilegal. PTPN tidak transparan dalam prosesnya," katanya.
Hal serupa disampaikan Agus BM Butarbutar, pembina DPD Jaman Sumut, yang menilai kebijakan itu mengancam ketahanan pangan.
"Tanah ini seharusnya mendukung kebutuhan rakyat, bukan semata kepentingan industri. Pemerintah harus berpihak kepada rakyat," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Solidaritas Tungkat Nagori Seluruh Indonesia Berdaulat (SATUNASIB), Donal Haromunthe, menyoroti aspek ekologis. "Perubahan ini akan menimbulkan kerusakan ekosistem. Perjuangan ini bukan hanya untuk hari ini, melainkan juga untuk generasi mendatang," ujarnya.
Tokoh masyarakat Sidamanik, Manik Maraja Sarudi Silalahi, mengatakan dampaknya sudah mulai dirasakan. "Konversi teh bisa memicu banjir, mengurangi debit air, hingga mengganggu pariwisata pemandian. Masyarakatlah yang akan dirugikan," ucapnya.
Keluhan juga datang dari warga Dolok Pardamean. Hotmeri Damanik, seorang ibu rumah tangga, mengaku kesulitan memperoleh air bersih. "Sejak kebun teh diganti sawit, air minum jadi sulit. Karena itu kami menolak konversi ini," katanya.
Aksi long march ini menjadi penanda perlawanan masyarakat Sidamanik terhadap kebijakan yang dinilai merugikan lingkungan dan kehidupan mereka. Warga menegaskan akan terus bersatu memperjuangkan kelestarian alam demi masa depan generasi berikutnya. (*)
Lubukpakam (harianSIB.com)Viralnya video seorang siswa yang datang ke BNI Lubuk Pakam menggunakan ambulans dan tempat tidur pasien menjadi p
Sergai (harianSIB.com)Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga unit truk terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) MedanTebingtinggi, t
Binjai (harianSIB.com)Dua pria yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran sabu diamankan petugas Satres Narkoba Polres Binjai dalam pengg
Medan (harianSIB.com)Satu rumah sewa di Jalan Datuk Kabu Lingkungan VII, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, terbakar, Sabtu (25/7/2026)
Jakarta(harianSIB.com)Dalam upaya memperteguh komitmen pelayanan oikoumenis serta merumuskan arah strategis bagi mahasiswa Kristen dan gerej
Deliserdang(harianSIB.com)Keluarga Besar Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Daerah Sumatera Kawasan Utara khususnya Jemaat Moria Ca
Tanjungbalai(harianSIB.com)Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai bersama UPT Samsat Kota Tanjungbalai terus bersinergi dan berkolaborasi dala
Lubukpakam(harianSIB.com)Dalam dua bulan terakhir, material semen langka di sejumlah toko material (Bangunan) yang tersebar di Kabupaten Del
Tanjungbalai(harianSIB.com)Pemko Tanjungbalai menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat, yaitu dengan menyalurkan 20 unit kursi roda bag
Taput(harianSIB.com)Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pdt Dr Victor Tinambunan MST menjelaskan secara lengkap rencana besar Sinod
Medan(harianSIB.com)Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 kembali menjadi ajang unjuk promosi bagi kekayaan budaya dan produk UMKM dari berb
Nias(harianSIB.com)Curah hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Nias menyebabkan aliran sungai meluap hingga merendam b