Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 April 2026

Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Laksanakan Edukasi Multikultural Berbasis Kewirausahaan di PAUD

• Pengenalan Budaya Lokal Sejak Usia Dini Sangat Penting
Redaksi - Kamis, 11 September 2025 13:57 WIB
488 view
Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Laksanakan Edukasi Multikultural Berbasis Kewirausahaan di PAUD
Foto: Dok /Dekan Fakultas Ekonomi UNITA
Dekan Fakultas Ekonomi UNITA Dr Rosalinda S Sitompul SE MM didampingi dosen dan mahasiswa menyerahkan alat musik tradisional Batak Toba, hasapi, sulim, taganing, garantung dan sordam kepada PAUD Jagung di Desa Gurgur Aek Raja Kec Tampahan Kab Toba.
Tapanuli Utara(harianSIB.com)

Tim dari Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) di PAUD Jagung Kecamatan Tampahan. Kegiatan Abdimas itu mengusung tema "Edukasi Multikultural Berbasis Kewirausahaan" dan sub tema "Membentuk Kesadaran Budaya Batak Toba dan Kreativitas Wirausaha pada Anak PAUD Jagung Kecamatan Tampahan.


Dalam relis yang diperoleh SIB, Rabu (10/9), kegiatan itu berlangsung di Desa Gurgur Aek Raja Kecamatan Tampahan Kabupaten Toba, Senin (8/9), dihadiri para guru, orang tua, dan anak-anak PAUD Jagung, serta mendapat sambutan hangat dari seluruh peserta.


Program itu digagas Tim Dosen UNITA yang terdiri dari Dekan Fakultas Ekonomi Dr Rosalinda S Sitompul SE MM, Pembantu Rektor II Herta Manurung SE MM bersama dua mahasiswa yaitu Junjungan Pasaribu dan Fretty E Togatorop sebagai penerima Bantuan Pendanaan Program Bima Kemdikbudristek tahun anggaran 2025.


Dekan Fakultas Ekonomi UNITA Dr Rosalinda S Sitompul SE MM menjelaskan, melalui program itu, bantuan disalurkan kepada PAUD Jagung dalam bentuk seperangkat alat musik tradisional Batak Toba, hasapi, sulim, taganing, garantung dan sordam.


"Tak hanya memberikan bantuan berupa alat musik, tim dosen juga menghadirkan pelatih musik, Fernando Siagian dan tim untuk melatih para guru dan anak-anak memainkan instrumen tersebut. Bahkan, para pelatih juga memberikan pembekalan tentang cara pembuatan alat musik tradisional sehingga peserta tidak hanya belajar memainkan tetapi juga memahami proses kreatif di balik lahirnya instrumen musik Batak Toba," jelasnya.


Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru