Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 April 2026

Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Laksanakan Edukasi Multikultural Berbasis Kewirausahaan di PAUD

• Pengenalan Budaya Lokal Sejak Usia Dini Sangat Penting
Redaksi - Kamis, 11 September 2025 13:57 WIB
491 view
Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Laksanakan Edukasi Multikultural Berbasis Kewirausahaan di PAUD
Foto: Dok /Dekan Fakultas Ekonomi UNITA
Dekan Fakultas Ekonomi UNITA Dr Rosalinda S Sitompul SE MM didampingi dosen dan mahasiswa menyerahkan alat musik tradisional Batak Toba, hasapi, sulim, taganing, garantung dan sordam kepada PAUD Jagung di Desa Gurgur Aek Raja Kec Tampahan Kab Toba.
Menurutnya, kegiatan itu berangkat dari keprihatinan bahwa sebagian besar anak-anak di Kecamatan Tampahan, khususnya di PAUD Jagung belum mengenal dan memahami alat musik tradisional Batak Toba. Padahal, pengenalan budaya lokal sejak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk identitas dan menanamkan nilai-nilai karakter serta mengembangkan kreativitas anak.


"Musik tradisional tidak hanya sarana hiburan, tetapi juga wahana pendidikan karakter, pembentukan rasa cinta budaya, bahkan membuka peluang wirausaha di masa depan. Karena itu, sangat penting mengenalkan budaya Batak Toba sejak usia dini," ungkapnya.


Lebih lanjut dia menerangkan, program itu dirancang untuk menjawab kebutuhan pendidikan multikultural di era globalisasi. Dengan menanamkan kesadaran budaya lokal melalui musik, anak-anak akan lebih siap menghadapi tantangan modern tanpa kehilangan akar budaya mereka.


Rosalinda juga mengatakan, dengan tujuan itu, tim yang turun berharap anak-anak tidak hanya sekadar mengenal, tetapi juga mampu memainkan dan mengapresiasi kekayaan budaya Batak Toba.


"Kami berkomitmen mendukung program serupa di berbagai daerah lain. Kami berharap anak-anak tumbuh dengan rasa cinta budaya Batak Toba. Memiliki kreativitas tinggi dan sejak dini sudah mengenal nilai kewirausahaan. Dengan begitu, mereka tidak hanya siap menghadapi dunia modern tetapi juga mampu melestarikan dan mengembangkan budaya lokal," ujarnya.


Kegiatan itu dihadiri Ketua TPK PAUD Jagung, Haposan Siahaan serta tenaga pendidik Hilda Napitupulu SPd dan Tiorim Marpaung. Orang tua siswa juga penuh antusias mendampingi anak-anak mereka.


Ketua Tim Pengelola Kegiatan, Haposan Siahaan menyampaikan rasa terima kasih kepada Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli.


"Kami bangga atas terselenggaranya kegiatan ini. Anak-anak mendapat kesempatan berharga untuk mengenal budaya Batak Toba sejak dini. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi anak-anak untuk lebih mencintai budaya sendiri," ujarnya.


Salah seorang orang tua siswa, Evayani Tumanggor juga mengungkapkan rasa haru dan syukur atas terselenggaranya program itu. "Saya menilai kegiatan ini bukan hanya memberikan hiburan tetapi juga membuka jalan bagi anak-anak untuk menemukan bakat musik mereka. Kami sangat berterima kasih dan bangga. Semoga anak-anak lebih semangat belajar, dan bakat musik mereka semakin berkembang," ungkapnya.


Rektor UNITA Dr Meslin Silalahi MPd dalam sambutannya mengatakan, program itu adalah wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya pengabdian kepada masyarakat. "Kehadiran UNITA benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam mengenalkan budaya lokal dan menumbuhkan karakter anak-anak sejak dini," ungkapnya.


Hasil kegiatan tersebut menunjukkan respons positif yang luar biasa. Anak-anak PAUD Jagung terlihat sangat antusias mencoba memainkan alat musik tradisional yang baru pertama kali mereka temui.


Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru