Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026

Rakerda GP Daerah Dairi, Pdt Ev Edgar Siburian: Pemimpin Harus Menjadi Teladan

Oki Lenore - Minggu, 28 September 2025 22:19 WIB
3.173 view
Rakerda GP Daerah Dairi, Pdt Ev Edgar Siburian: Pemimpin Harus Menjadi Teladan
Foto Humasy GP St Hamonangan Sinaga
Silaturahim: Ketua PPGP Pdt Ev Edgar Siburian SE MTh dan Ketua Dewan Pembina Pdt Robert Dalen Siburian SE berdiskusi dengan para hamba-Nya dan jemaat untuk mengeratkan silaturahim sebelum Rakerda Gereja Pentakosta Daerah Dairi, Jumat (26/9/2025).

Sidikalang(harianSIB.com)

Gereja Pentakosta (GP) melanjutkan program konsolidasi di bawah nakhoda baru Pdt Ev Edgar Siburian SE MTh dalam kapasitas Ketua Pucuk Pimpinan Gereja Pentakosta. Setelah di sejumlah daerah di Sumatera Timur, Jumat - Sabtu (26 - 27/9/2025) diadakan rapat kerja daerah (Rakerda) GP Daerah Dairi yang dipusatkan di Gereja Pentakosta Batu Kapur Sidikalang.

Rakerda GP Daerah Dairi, menurut Humasy GP St Hamonangan Sinaga SPd MPd seperti pemberitaan yang ditirema Jurnalis SIB News Network (SNN) Minggu (28/9/2025), kegiatan diikuti 33 GP di Daerah Dairi. Rakerda GP Daerah Dairi diawali ibadah dilayani Pdt Ev Edgar Siburian yang mengutip nats Keluaran 18:13-27.

Pria yang meninggalkan jabatan istimewa di lembaga keuangan internasional di Los Angeles, Amerika Serikat demi menjadi pelayan-Nya itu mencontohkan kepemimpinan Musa yang revolusioner ditandai kepemimpinan berjenjang demi meringankan tugas-tugasnya. "Kepemimpinan mengusulkan empat syarat dasar bagi seorang pemimpin yang diangkat oleh Musa, seperti: cakap, takut akan Allah, bisa dipercaya dan benci terhadap suap. Dengan menerapkan cara kepemimpinan Musa yang walaupun ditulis ribuan tahun yang lalu, namun masih relevan untuk konteks masa kini," tegasnya.

Ketua Pucuk Pimpinan Gereja Pentakosta itu menggariskan, pemimpin harus dapat mendengar untuk menyelesaikan persoalan-persoalan. "Pemimpin harus adil dan bijaksana agar tidak korup. Pemimpin harus takut akan Tuhan. Pemimpin harus peduli dengar anggotanya ataupun jemaatnya," tegasnya.

Dalam hal keteladanan, lanjutnya, pemimpin harus bisa menjadi suri teladan dengan memberikan apa yang dipunya. Minimal soal perhatian. "Saya teringat bagaimana Oppung Pendiri Pdt Ev Lukas Siburian yang selalu mengunjungi para hamba-Nya dan Jemaat Tuhan dengan naik sepeda. Saya tidak tahu berapa jauh perjalannya, tapi hal itu dilakukan tiap hari, tiap ada kesempatan. Tanpa lelah," tegasnya tapi cara sedemikian harus dapat diteladani. "Minimal dari sisi membangun dan menjaga silaturahim antara hamba-Nya dengan jemaat," tegasnya.

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru