Kejari Binjai Tetapkan Empat Tersangka Kasus Proyek Fiktif, Satu Ditahan
Binjai(harianSIB.com)Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai kembali menetapkan empat tersangka dalam pengembangan kasus dugaan tindak pidana korup
Gunungtua(harianSIB.com)
Sejumlah tokoh masyarakat dan pimpinan pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar segera melanjutkan pembangunan ruas jalan Gunungtua-Janji Manahan-Sipiongot yang terhenti sejak beberapa bulan terakhir. Desakan itu disampaikan saat mereka berkumpul di lokasi jalan rusak di wilayah Sipiongot, Rabu (15/10/2025).
Dalam pertemuan tersebut, hadir sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pimpinan ponpes, di antaranya KH Abdullah Efendi Ritonga serta Ustaz A. Roisuddin Ritonga. Mereka menyoroti buruknya kondisi jalan yang dinilai sangat menghambat mobilitas warga menuju ibu kota kecamatan, serta berdampak langsung terhadap kegiatan ekonomi masyarakat.
"Dengan hormat, kami masyarakat Dolok benar-benar merasakan kesulitan dan penderitaan akibat jalan rusak ini. Akses menuju ibu kota kecamatan Sipiongot sangat sulit dilalui," ujar KH Abdullah Efendi Ritonga, salah satu ulama besar di Kabupaten Paluta.
Baca Juga:KH Abdullah menuturkan, beberapa bulan lalu masyarakat sempat bergembira ketika alat berat mulai bekerja di lokasi. Namun tak lama kemudian, proyek tersebut mendadak terhenti tanpa penjelasan yang jelas. Kini, seluruh alat berat pun sudah tidak terlihat lagi di lokasi.
Ia menambahkan, kondisi serupa pernah terjadi beberapa tahun lalu sehingga warga berharap kali ini proyek benar-benar bisa diselesaikan.
"Kami memohon kepada Bapak Gubernur Sumut dan pimpinan DPRD agar pembangunan jalan ini dilanjutkan. Kami ingin merasakan kemerdekaan seperti daerah lain yang memiliki akses jalan baik," ungkapnya.
Para tokoh masyarakat dan pimpinan ponpes di Dolok Paluta juga turut mendoakan agar Gubernur Sumut Bobby Nasution dan pimpinan DPRD diberi kelapangan hati dalam mengambil keputusan terbaik bagi masyarakat.
Mereka berharap, akses jalan dari Gunungtua maupun Janji Manahan menuju Sipiongot dapat segera rampung sehingga aktivitas warga bisa kembali berjalan lancar.
Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Dinas PUPR Sumut melalui UPTD Gunungtua telah dilakukan, namun hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan resmi.
Diketahui, posisi Kepala UPTD Gunungtua saat ini dijabat oleh Pak Dasopang, menggantikan Plt Sugianto yang sebelumnya menggantikan Rasuli Efendi Siregar. (*)
Binjai(harianSIB.com)Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai kembali menetapkan empat tersangka dalam pengembangan kasus dugaan tindak pidana korup
Aekkanopan(harianSIB.com)Sebanyak 30 siswa SMA Muhammadiyah 9 Kualuh Hulu diumumkan lulus masuk ke sejumlah institut dan universitas negeri
Medan(harianSIB.com)Payabakung United kembali menunjukkan performa impresif pada ajang Liga 4 Sumatera Utara musim 2025/2026. Pada matchday
Tapteng(harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) berkolaborasi dengan mitra pembangunan Wahana Visi Indones
Jakarta(harianSIB.com)Pemerintah resmi menetapkan kebijakan bekerja dari rumah (work from home/WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) selama
Medan(harianSIB.com)Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau pembangun
Medan(harianSIB.com)Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara mencatat produksi cabai merah hingga Maret 2026 m
Lubukpakam(harianSIB.com)Bupati Deliserdang, Asri Ludin Tambunan menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan harus dimulai dari integritas,
Medan(harianSIB.com)Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan Daerah S
Sibuhuan(harianSIB.com)Aksi pencurian yang menyasar sebuah toko di Pasar Sibuhuan, Kabupaten Padang Lawas (Palas), akhirnya terungkap. Seora
Medan(harianSIB.com)Persidangan dugaan korupsi penjualan aset PTPN kepada pihak Ciputra Land kembali bergulir di PN Medan, Senin (30/3/2026)
Pagarmerbau(harianSIB.com)Hujan disertai angin kencang merusak sekira 43 unit rumah yang tersebar di 3 desa yakni Desa Perbarakan, Desa Jati