Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 29 Maret 2026

Wujudkan Program Ketapang, PT AR Tanam Jagung di Lahan 20 Hektare di Batang Toru

Rosianna Anugerah Hutabarat - Jumat, 17 Oktober 2025 11:13 WIB
564 view
Wujudkan Program Ketapang, PT AR Tanam Jagung di Lahan 20 Hektare di Batang Toru
Foto: PTAR
Penanaman jagung perdana pada lahan seluar 10 hektare di Desa Sumuran, Kecamatan Batang Toru, Kamis (16/10/2025).

Tapsel(harianSIB.com)

Mendukung Program Ketahanan Pangan (Ketapang), PT Agincourt Resources melakukan penanaman jagung pada lahan seluar 20 hektare di Desa Sumuran dan Desa Telo, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Penanaman jagung yang dipoles lewat program "Martabe Chicken Farm" ini ditandai dengan kegiatan tanam perdana di Dusun IV Aek Sirara, Desa Sumuran, Kamis (16/10/2025).

Total jumlah petani jagung yang dilibatkan dalam program ini sebanyak 43 orang, dengan luas lahan 20 hektare. Varietas yang ditanam hibrida super Bisi 18.

Untuk wilayah hamparan Aek Sirara, Sumuran, jumlah petani yang ikut dalam program sebanyak 18 orang, dengan luas lahan 10 hektare. Sementara untuk wilayah hamparan Pulo Godang, Desa Telo, petani yang disertakan sebanyak 25 orang, dengan luas lahan 10 hektare.

Baca Juga:
Senior Manager Community PT Agincourt Resources, Christine Pepah mengatakan, penggelontoran Program Martabe Chicken Farm tersebut bertujuan untuk mendorong kemandirian pangan sekaligus peningkatan pendapatan petani.

Selain memberikan dukungan berupa bibit unggul, pupuk, alsintan dan obat-obatan untuk tanaman, Agincourt Resources juga memberikan pendampingan dengan menerjunkan tenaga ahli pertanian dari Dinas Pertanian Tapanuli Selatan.

"Untuk memastikan keberhasilan produksi, kita juga memberikan pendampingan melalui Penyuluhan Pertanian Lapangan (PPL) dari Dinas Pertanian Tapanuli Selatan," ujar Christine.

Ia menegaskan, ketersediaan pasar yang menjadi kendala utama bagi petani jagung, tidak lagi menjadi kendala. Agincourt Resources akan menyerap hasil panen, sebagai bahan pakan untuk program peternakan ayam petelur yang sedang dikembangkan di lokasi Aek Pahu, Desa Napa.

"Tinggal nanti bagaimana petani dapat memenuhi standar kualitas yang diharapkan. Makanya kita memakai konsep dari hulu ke hilir, artinya kita dampingi mulai penanaman hingga panen," tuturnya.

Terkait harga beli yang akan ditawarkan, Christine memastikan akan membeli dengan harga kompetitif. Yang pasti, sambung Christine, pihaknya ingin meningkatkan produktivitas hasil panen, sekaligus menciptakan peningkatan penghasilan petani jagung.

"Program inikan selaras dengan tujuan pemerintah. Tentu harapan kita program ini mampu melahirkan ketersediaan pangan yang cukup dan kondisi yang berkelanjutan," tukasnya.

Christine juga memastikan jika pendampingan yang akan dilakukan Agincourt Resources memakai konsep multi-years. Namun walaupun demikian, pihaknya akan terlebih dahulu melihat peluang jangka panjangnya.

"Nanti kita lihat. Kalau progresnya bagus akan lakukan pendampingan jangka panjang. Seluruh program Agincourt Resources itu diharapkan menjadi legacy pasca tambang tidak beroperasi lagi," imbuhnya.

Plt. Kadis Pertanian Tapanuli Selatan, Muhammad Taufik Batubara, melalui Kabid Tanaman Pangan, Yenny Lubis, mengapresiasi penanaman jagung pada lahan seluar 20 hektare yang diinisiasi Agincourt Resources.(**)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dua Pebalap Astra Honda Raih Podium di Thailand Talent Cup Seri ke-6
PWI Kerjasama Tambang Emas Martabe Gelar UKW di Padangsidimpuan
Pebalap Astra Honda Nyaris Raih Podium di ATC Thailand
Perkuat Ketahanan Pangan, Kemendes Beri Pelatihan 12 Pemda
Grup Astra Wilayah Medan Peringati Detik-detik Proklamasi di Auto2000 Medan Binjai
Kiprah Alumni Program Pendidikan Vokasi SMK Binaan Astra Honda
komentar
beritaTerbaru