Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 30 Januari 2026

Warga Rela Berjam-jam Antre Isi BBM di SPBU Tanjungbalai

Regen Silaban - Kamis, 04 Desember 2025 13:58 WIB
659 view
Warga Rela Berjam-jam Antre Isi BBM di SPBU Tanjungbalai
Foto: harianSIB.com/Regen
ANTRE: Para pengendara sepeda motor dan mobil, terlihat sedang antre panjang hingga berjam-jam untuk mengisi BBM di sejumlah SPBU yang ada di Kota Tanjungbalai, Kamis (4/12/2025) siang.

Tanjungbalai(harianSIB.com)

Akibat kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi saat ini, ratusan warga para pengendara sepeda motor dan mobil, terpaksa harus rela antre berjam-jam untuk mengisi BBM jenis bio solar dan pertalite di sejumlah SPBU yang ada di Kota Tanjungbalai.

Amatan harianSIB.com, Kamis (4/12/2025), sejak dibuka pagi hari hingga siang terlihat antrean panjang para pengemudi sepeda motor dan mobil di stasiun SPBU Batu 7 Tanjungbalai dan SPBU Jalan Sudirman (Sei Dua) Tanjungbalai.

Baca Juga:
ANTRE: Para pengendara sepeda motor dan mobil, terlihat sedang antre panjang hingga berjam-jam untuk mengisi BBM di sejumlah SPBU yang ada di Kota Tanjungbalai, Kamis (4/12/2025) siang. (Foto: harianSIB.com/Regen).

Irawati (39) seorang pengendara sepeda motor mengaku sudah hampir dua jam mengantre untuk bisa mengisi BBM jenis pertalite di SPBU Jalan Sudirman Tanjungbalai.

"Terpaksa harus sabarlah kita menunggu giliran untuk bisa mengisi minyak. Padahal selama ini tidak pernah terjadi seperti ini. Tapi mau bagaimana lagi, soalnya kita butuh untuk kebutuhan aktivitas sehari-hari," ucapnya seraya bertanya tanya apa penyebab terjadinya kelangkaan BBM saat ini.

Fernando Sianipar (40), tukang becak motor juga mengatakan hal serupa. Sejak kelangkaan BBM saat ini, dirinya harus rela antre berjam-jam untuk bisa mendapatkan BBM jenis pertalite, sehingga dapat mencari penumpang di becak miliknya.

"Kejadian seperti ini sudah terjadi sejak musibah banjir yang terjadi beberapa hari lalu. Dampak dari kelangkaan BBM ini sangat berpengaruh bagi kami yang mencari nafkah dengan menarik becak seperti ini," tuturnya.

Mereka berharap, situasi kelangkaan BBM di Tanjungbalai itu dapat teratasi, dan bisa kembali lancar seperti biasanya.

"Mudah mudahan pemerintah dapat segera memperhatikan kondisi kelangkaan BBM saat ini. Kasihan kami warga yang harus rela antre berjam-jam, sementara aktivitas kami sangat terganggu," ucap Fernando, diamini Rinto, seorang pengendara dump truk yang juga sedang mengantre mengisi BBM solar di SPBU Batu 7 Tanjungbalai. (**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polres Tebingtinggi Amankan 2 Pengoplos Minyak Pertalite
LAPK Nilai Pemerintah Tidak Peka Soal Naiknya Pertalite Rp 200 per liter
Pertamina Naikkan Harga Pertalite Rp200/Liter
Pertamina Catat Konsumsi Pertalite Melonjak Selama Idul Fitri
Pengguna Sepedamotor di Perdagangan Mulai Beralih ke Pertalite
BBM Terbatas, Harga Pertalite Rp 6950 di SPBU Jalan A Yani
komentar
beritaTerbaru