Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 11 Februari 2026

Bantuan Banjir Belum Merata, Madina Baru Terima 184 dari 7.179 Ton Bantuan Sumut

Anwar Lubis - Kamis, 04 Desember 2025 14:06 WIB
391 view
Bantuan Banjir Belum Merata, Madina Baru Terima 184 dari 7.179 Ton Bantuan Sumut
Foto Dok/Pemkab Madina
Menko Pangan Zulkifli Hasan berbincang dengan pengungsi korban banjir di Kabupaten Madina. Dari 7.179 ton bantuan untuk Sumut, Madina baru menerima 184 ton karena terkendala akses transportasi, Kamis (4/12/2025).

Madina(harianSIB.com)

Distribusi bantuan untuk korban banjir di Sumatera Utara belum merata. Kabupaten Mandailing Natal (Madina) baru menerima 184 ton dari total 7.179 ton bantuan yang dialokasikan untuk provinsi tersebut.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat mengunjungi posko pengungsian di SDN 037 Tanggabosi, Kecamatan Siabu, Kabupaten Madina, Kamis (4/12/2025).

"Sudah 3.000 ton lebih dikirim ke Aceh. Ini data. saya tidak mengarang-ngarang," ujar Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan, di hadapan para pengungsi.

Menko Pangan merinci total bantuan yang telah disalurkan pemerintah untuk tiga provinsi terdampak bencana. Aceh menerima 3.013 ton, Sumatera Utara 7.179 ton, dan Sumatera Barat 4.895 ton.

Baca Juga:
Zulhas mengakui, bahwa pendistribusian bantuan ke sejumlah daerah, termasuk Madina masih terkendala akses transportasi.

"Pengiriman menggunakan helikopter sangat terbatas, sementara jalur darat membutuhkan kendaraan besar dan memakan waktu," jelasnya.

Keterbatasan ini membuat bantuan belum dapat disalurkan secara optimal ke seluruh wilayah terdampak, meskipun stok bantuan sudah tersedia dalam jumlah besar.

Dalam kunjungan tersebut, Zulhas didampingi Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Bupati Madina H Saipullah Nasution, Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, serta Ketua Komisi VII DPR Saleh Partaonan Daulay.

Menko Pangan mengungkapkan, kebutuhan paling mendesak bagi korban bencana saat ini adalah sembako, pakaian, dan air bersih.

"Air banyak tapi tidak bersih. Untuk mengolahnya itu yang jadi masalah," ujarnya.

Zulhas menegaskan, bahwa penyaluran bantuan ini merupakan instruksi langsung dari Presiden. Pemerintah bekerja maksimal untuk membantu warga yang tengah menghadapi musibah.

"Ini semua perhatian pemerintah atas perintah Bapak Presiden. Kami rapat saja tidak boleh, harus bekerja semaksimal mungkin," katanya.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini turut menyampaikan belasungkawa kepada para korban banjir bandang di tiga provinsi tersebut.

Ia menceritakan kondisi tragis yang dialami banyak keluarga korban yang kehilangan anggota keluarga secara tiba-tiba akibat banjir bandang.

"Banyak warga kehilangan anggota keluarga secara tiba-tiba akibat banjir bandang. Ada yang baru tidur dengan suaminya, besoknya suaminya sudah tidak ada. Ada istrinya tidak ada, ada anaknya tidak ada. Kita semua sedih, kita berduka," pungkasnya.

Zulhas berdoa agar Allah SWT memberikan kekuatan dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Sebelum ke lokasi pengungsian, kedua menteri disambut Bupati dan Wakil Bupati Madina di Bandara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution, Kecamatan Bukit Malintang (**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Muslimah Rabu Biru Sumut Kumpulkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam Madina
Pedagang Eks Pasar Aksara Sumbang Korban Bencana Alam di Madina
Tanah Milik Adik Zulkifli Hasan Kembali Disita KPK
Pemerintah Sumut Perlu Siapkan Asuransi Bencana Alam
Pentingnya Asuransi Bencana Alam
 Korban Tewas Banjir Mandailing Natal 17 Orang, Mayoritas Anak Sekolah
komentar
beritaTerbaru