Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 13 Februari 2026

Struktur Tanah Brrgeser, Desa Tandihat Tapanuli Selatan Bakal Tinggal Nama

Nimrot Siregar - Selasa, 09 Desember 2025 16:48 WIB
466 view
Struktur Tanah Brrgeser, Desa Tandihat Tapanuli Selatan Bakal Tinggal Nama
Foto: Dok/ Warga Tandihat
BERGESER : Tampak rekahan tanah semakin melebar akibat pergeseran struktur tanah di Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Tapsel pasca banjir bandang menerjang, (9/12/2025).

Tapanuli Selatan (harianSIB.com)

Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara nakal tinggal nama disebabkan pergeseran struktur tanah pasca banjir bandang.

Tanah bergeser dan tampak berongga membelah perkampungan Desa Tandihat tersebut.

Sekitar 186 kepala keluarga (KK) atau 630 jiwa terpaksa diungsikan karena tanah pertapakan rumah penduduk semakin bergeser sehingga menimbulkan retakan semakin melebar.

Camat Angkola Selatan, Dody Kurniawan kepada jurnalis mengatakan kalau seluruh warga Tandihat sudah diungsikan ketempat yang lebih aman yaitu ke PTPN IV Afdeling V Simarpinggan, Dusun Tangsi, Desa Simarpinggan.

Perihal kondisi rawan Desa Tandihat tersebut, kata camat telah ditinjau Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu bersama BNPB maka disimpulkan untuk merelokasi warga Desa Tandihat ke kawasan yang aman.

Bangunan sekolah dasar (SD) rumah ibadah, dan kantor desa yang baru dibangun rusak berat akibat pergeseran tanah di kawasan itu.

Selain itu, akses jalan dari Desa Siamporik Dolok menuju Desa Sihopur, Angkola Selatan terputus. Badan jalan amblas sepanjang 100 meter dengan kedalaman mencapai sekitar 10 meter.

Ruas jalan penghubung Desa Sihopur menuju Dusun Hasugian juga amblas puluhan meter.

Kerusakan jalan tersebut sangat mengganggu aktivitas warga yang ingan ke kebun ataupun bepergian ke pasar.

Kepala Desa Tandihat, Ranto Panjang Sipahutar mengatakan, kerusakan infrastruktur jalan dan percepatan relokasi warga harus segera dilaksanakan agar perekonomian di daerah itu segera pulih. (**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru