Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Januari 2026

Kecamatan di Toba Berpotensi Dilanda Bencana

Eduwart MT Sinaga - Selasa, 09 Desember 2025 19:18 WIB
524 view
Kecamatan di Toba Berpotensi Dilanda Bencana
Foto dok
Wabup Toba Murphy O Sitorus foto bersama dengan peserta FGD Kajian Resiko Bencana di Toba, Selasa (9/12/2025).

Toba(harianSIB.com)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah menggelar Focus Group Discussion (FGD) Kajian Akhir Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana Kabupaten Toba Tahun 2025-2026 di Hall Sinar Minang, Balige, Selasa (9/12/2025).

Lingkup jenis bencana yang dikaji adalah gempa bumi, likuefaksi (pergeseran tanah), tanah longsor, banjir bandang, cuaca ekstrim, kebakaran hutan dan ladang, kekeringan dan kegagalan teknologi.

Dalam materi yang dipaparkan oleh pihak PT Artek Utama selaku pihak ketiga yang menyusun kajian tersebut, semua kecamatan di Kabupaten Toba berpotensi terkena bencana, kecuali untuk bencana kegagalan teknologi yang diprediksi hanya mungkin terjadi di Kecamatan Laguboti, Kecamatan Parmaksian dan Kecamatan Pintu Pohan Meranti.

Baca Juga:
Berdasarkan kajian tersebut, disampaikan rekomendasi untuk antisipasi bencana yakni rekomendasi generik dan rekomendasi spesifik.

Wakil Bupati Toba Audi Murphy O Sitorus menyampaikan bahwa FGD yang dilakukan merupakan lanjutan FGD yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. "Hal paling penting adalah pemahaman kita terkait bencana. Bagaimana kita menghadapi bencana. Jangan kita yang tadinya harus mengatasi namun justru memperburuk suasana," katanya.

Wakil Bupati juga meminta agat seluruh Camat, Kepala Desa dan Lurah harus memegang dokumen tersebut, sehingga jika ada bencana para kepala desa, lurah dan camat tahu dan paham apa yang akan mereka lakukan.

Ketua DPRD Toba Franshendrik Tambunan yang juga hadir menyampaikan bahwa saat ini kondisi hutan di Toba sudah kategori kritis. Karena itu beliau meminta agar camat menugaskan kepala desa melakukan pendataan hutan yang kritis di daerahnya masing-masing.

"Kami minta kepada para Camat untuk meminta Kepala Desa melakukan pendataan hutan yang kritis. Jika butuh penanaman, sampaikan proposal ke Inalum atau Badjra untuk mendapat bibit pohon," sebutnya. (**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Hakordia 2025, Kejari Deliserdang Tangani 5 Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi
Taput Belum Pulih, Bibit Siklon Tropis Intai Hingga Akhir Desember
Kejari Toba Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2025
DWP Nias Barat Berbagi Paket Gizi untuk Anak Stunting dan Ibu Hamil
Jalan Lewuõmbanua–Somolo Molo Nias Rusak Parah, Warga Rindukan Perbaikan dari Pemerintah
Beredar Isu, Bantuan Korban Banjir Dijual, Rico Waas: Jika Terbukti Saya Copot
komentar
beritaTerbaru