Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 13 Februari 2026

GAMKI Labuhanbatu Audiensi dengan Kakan ATR/BPN, Bahas Isu Strategis Agraria dan Arah Kolaborasi

Efran Simanjuntak - Rabu, 10 Desember 2025 15:43 WIB
514 view
GAMKI Labuhanbatu Audiensi dengan Kakan ATR/BPN, Bahas Isu Strategis Agraria dan Arah Kolaborasi
Foto: Dok/GAMKI Labuhanbatu
Pengurus GAMKI Labuhanbatu foto bersama Kakan Pertanahan (ATR/BPN) Khalid Afdillah Handoyo, Kasubbag TU H Ismail dan Koordinator Substansi Pendaftaran Tanah dan Ruang, Yohana D Gultom, seusai beraudiensi, Rabu (10/12/2025).

Rantauprapat(harianSIB.com)

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Labuhanbatu melakukan audiensi dengan Kepala Kantor (Kakan) Pertanahan (Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional) Kabupaten Labuhanbatu, Rabu (10/12/2025).

Pengurus GAMKI disambut hangat Kepala Kantor, Khalid Afdillah Handoyo SH bersama Kasubbag TU H Ismail SE dan Koordinator Substansi Pendaftaran Tanah dan Ruang, Yohana Devika Gultom SH. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Kantor Pertanahan tersebut, Jalan Pramuka Rantauprapat.

Ketua DPC GAMKI Herry Anton Sinaga mengatakan audiensi ini menjadi bagian dari langkah strategis GAMKI dalam mempersiapkan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) masa bakti 2025-2028, yang akan digelar Januari 2026.

"GAMKI berupaya menghimpun isu-isu penting sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan lembaga pemerintah, khususnya pada bidang pertanahan yang memiliki pengaruh besar terhadap pembangunan daerah," sebut Herry.

Baca Juga:
Kakan Pertanahan ATR/BPN Khalid Afdillah Handoyo, menyoroti kompleksitas persoalan agraria di Indonesia. Ia menyebutkan, Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) yang menjadi rujukan utama sudah berusia puluhan tahun, sehingga membutuhkan pembaruan agar sesuai dengan tantangan dan dinamika masyarakat saat ini.

"Harmonisasi kebijakan sangat penting, mengingat persoalan agraria tidak hanya berada pada ranah ATR/BPN, tetapi berkaitan erat dengan kementerian lain seperti Kementerian LHK dan Kementerian Pertanian," sebut Khalid.

Ia juga menyampaikan komitmen kuat dalam program digitalisasi data pertanahan, termasuk konversi sertifikat fisik menjadi sertifikat digital. "Program ini, meski progresif, dinilai masih membutuhkan sosialisasi intensif agar masyarakat lebih memahami manfaat, proses dan keamanannya," ujarnya.

Terkait Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), Khalid mengatakan Labuhanbatu menerima kuota 2.000 sertifikat pada 2025, dan seluruhnya telah berhasil dituntaskan sebelum November lalu. Sementara untuk kuota tahun 2026, pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat.

Dalam diskusi tersebut, Khalid berharap GAMKI Labuhanbatu dapat menjadi mitra strategis dalam memperluas edukasi publik mengenai layanan pertanahan, khususnya terkait sertifikat digital yang kini menjadi fokus nasional.

Terkait hal itu, Herry Anton didampingi Sekretaris Bambang Silitonga dan Ketua PAC Rantau Selatan Bakin R Parapat, mengatakan GAMKI secara terbuka menyambut ajakan tersebut dan memastikan isu itu akan dibahas dalam Rakercab 2025-2028 sebagai bagian dari agenda kerja organisasi.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, penuh keterbukaan dan produktif. Melalui audiensi ini, GAMKI Labuhanbatu berharap terbangun sinergi yang semakin kuat dengan Kantor ATR/BPN dalam mendukung tata kelola pertanahan yang transparan, modern, dan semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat Labuhanbatu. (**)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Masa Tanggap Darurat Bencana di Sumut Diperpanjang
KAI Sumut Hadirkan Promo 12.12, Tiket KA Kelas Eksekutif Hanya Bayar 80%
Pasca 2 Kali Banjir, Ruas Jalan Provinsi di Seirampah-Tanjungberingin Rusak Parah dan Gelap Gulita
Jaksa Agung Siap Usut Dalang Banjir dan Longsor di Sumatera
Baru Sebulan Menjabat, Kajari Sudah Ungkap 2 Kasus Korupsi di Tebingtinggi
Warga Parbuluan VI Datang, Anggota DPRD Dairi Perjalanan Dinas Massal
komentar
beritaTerbaru