Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Ribuan Jemaat Berbagai Gereja Hadiri Perayaan Natal Oikumene Labuhanbatu, Bishop GKPI Sampaikan Khotbah

Efran Simanjuntak - Minggu, 28 Desember 2025 14:40 WIB
760 view
Ribuan Jemaat Berbagai Gereja Hadiri Perayaan Natal Oikumene Labuhanbatu, Bishop GKPI Sampaikan Khotbah
Foto: Dok/Panitia
Bishop GKPI, Pdt Dr Humala Lumbantobing MTh menyampaikan khotbah di hadapan ribuan jemaat dari berbagai gereja pada perayaan Natal Oikumene Labuhanbatu di GOR Rantauprapat, Sabtu (27/12/2025) malam.

Rantauprapat (harianSIB.com)

Ribuan jemaat dari berbagai gereja Kristen Protestan dan Katolik memadati Gedung Olah Raga (GOR) Rantauprapat mengikuti Perayaan Natal Oikumene Kabupaten Labuhanbatu tahun 2025, Sabtu (27/12/2025) sore hingga malam.

Perayaan Natal ini berlangsung khidmat, penuh sukacita, dan sarat semangat persaudaraan lintas denominasi gereja.

Jemaat yang hadir berasal dari beragam latar belakang, mulai dari masyarakat umum hingga unsur aparatur negara.

Turut ambil bagian Aparatur Sipil Negara (ASN), Kejaksaan, TNI, dan Polri yang bersama-sama mengikuti ibadah Natal sebagai wujud kebersamaan, toleransi, dan persatuan di Kabupaten Labuhanbatu.

Baca Juga:
Perayaan Natal Oikumene tahun ini mengusung tema "Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga" yang dikutip dari Injil Matius 1:21-24. Tema tersebut menjadi pengingat akan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi iman, kasih, serta keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

Bishop Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI), Pdt Dr Humala Lumbantobing MTh hadir sebagai pengkhotbah utama.

Dalam khotbahnya, ia menguraikan makna kelahiran Yesus Kristus sebagai Juruselamat yang diutus Allah untuk menyelamatkan umat manusia dari dosa dan menghadirkan pengharapan baru.

Mengutip Matius 1:21-23, Pdt Dr Humala menegaskan bahwa nama Yesus dan Imanuel memiliki arti mendalam, yakni Allah yang menyelamatkan dan Allah yang menyertai umat-Nya. Ia menekankan bahwa kehadiran Tuhan harus tercermin nyata dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun keluarga yang takut akan Tuhan.

Pdt Humala juga menjelaskan kisah ketaatan Yusuf yang menerima Maria menjadi istrinya, sesuai perintah malaikat Tuhan sebagai teladan iman, tanggung jawab, dan kepercayaan penuh kepada kehendak Allah. Menurutnya, ketaatan kepada Tuhan akan membawa damai sejahtera dan berkat dalam kehidupan keluarga.

Dr Humala juga mengajak seluruh jemaat menjadikan perayaan Natal sebagai momentum memperkuat iman, mempererat kasih dalam keluarga, serta menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Labuhanbatu.

Perayaan Natal Oikumene ini semakin bermakna dengan keterlibatan berbagai unsur dalam liturgi ibadah. Liturgi dipersembahkan oleh perwakilan masyarakat sipil, pelajar, ASN, Kejaksaan, TNI dan Polri, sebagai simbol nyata kebersamaan dan toleransi antar-umat beragama.

Rangkaian ibadah berlangsung semakin khusyuk dengan puji-pujian dan nyanyian rohani yang memuliakan kelahiran Yesus Kristus sebagai Sang Juruselamat dunia. Suasana penuh damai dan sukacita terasa menyelimuti seluruh jemaat yang hadir.

Perayaan Natal Oikumene Labuhanbatu 2025 ini dimeriahkan hiburan dari artis ibu kota, di antaranya Juli Manurung dan Retta Sitorus, serta pelawak Nai Malvinas, bersama sejumlah artis lokal. Panitia juga mengadakan lucky draw (undian berhadiah) menambah semarak acara.

Ketua Umum Panitia Natal Oikumene Labuhanbatu, Hobol Zulkifli Rangkuti SSos MM dalam laporannya menyampaikan perayaan Natal ini dihadiri 3.000 jemaat dari berbagai gereja.

Panitia melibatkan para pelayan gereja dan jemaat dari berbagai gereja dalam kepanitiaan dan mengisi acara serta berbagai kegiatan. Selain itu, panitia juga memberikan tali kasih kepada para pendeta dan pastor.

"Perayaan Natal Oikumene ini menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan, toleransi antar-umat beragama, toleransi antar-jemaat gereja, serta memperkokoh kebersamaan di Kabupaten Labuhanbatu," ujar Hobol Rangkuti.

Mantan Kepala Bappeda Labuhanbatu itu juga mengapresiasi dukungan penuh Bupati dr Hj Maya Hasmita SpOG dan Wakil Bupati H Jamri menyukseskan perayaan akbar ini yang juga menjadi momentum mempererat persatuan untuk mewujudkan visi Labuhanbatu Cerdas Bersinar.

Perayaan Natal Oikumene ini juga mendapat dukungan penuh dari unsur Forkopimda dan tokoh lintas agama. Pelindung kegiatan terdiri dari Bupati Labuhanbatu, Ketua DPRD, Kajari, Kapolres, Dandim, Ketua Pengadilan Negeri Rantauprapat, Kepala Kantor Kemenag, serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Jajaran penasihat melibatkan para pimpinan gereja dan lembaga keumatan, di antaranya Praeses HKBP Distrik 26, DS 7 GMI, Pastor Paroki Rantauprapat dan Aeknabara, Ketua PGI, BKAG, PGPI, PGLII, PGK, Bamagnas, serta didukung para pendeta, pastor, para pelayan gereja, organisasi mahasiswa dan pemuda Kristen-Katolik. (**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
REI Sumut Siap Bangun 1.067 Rumah Polri
Edy Rahmayadi: Ibu Memiliki Peran Penting Menentukan Kesejahteraan Keluarga
Kader MPI Diingatkan Jangan Jadi Provokator, Tapi Jadi Motivator Masyarakat
Bupati Tapsel: Kamtibmas dan Persatuan yang Kokoh Sangat Dibutuhkan
Pemko P Siantar Peringati Hari Toleransi Internasional
Kapolsek Dolok Silau Ajak Masyarakat Sukseskan Pemilu 2019
komentar
beritaTerbaru