Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Labuhanbatu, Labusel, Labura dan Daerah Lain di Sumut Berpotensi Longsor Januari 2026, Warga Diminta Waspada

Efran Simanjuntak - Senin, 05 Januari 2026 19:24 WIB
819 view
Labuhanbatu, Labusel, Labura dan Daerah Lain di Sumut Berpotensi Longsor Januari 2026, Warga Diminta Waspada
Dok/BMKG
Peta perkiraan bahaya tanah longsor Sumatera Utara Januari 2026 dengan potensi tinggi, menengah dan rendah, yang dirilis BMKG Stasiun Geofisika Deliserdang.

Meski tergolong rendah, masyarakat tetap diimbau untuk tidak mengabaikan potensi bahaya tanah longsor di wilayah-wilayah tersebut.

Tak hanya di 3 kabupaten tersebut, sejumlah daerah lain di Sumatera Utara juga diprediksi rawan longsor dengan tingkat bahaya yang bervariasi. Antara lain, Kabupaten Asahan, Dairi, Deliserdang, Humbang Hasundutan, Karo, Langkat, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Padanglawas, Padanglawas Utara, Pakpak Barat, Samosir, Serdangbedagai, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara hingga wilayah Kabupaten Toba.

BMKG mengingatkan, tanah longsor umumnya dipicu oleh curah hujan tinggi, kondisi tanah yang labil, serta aktivitas manusia di daerah perbukitan dan lereng. Oleh karena itu, kewaspadaan dan kesiapsiagaan menjadi kunci utama untuk meminimalkan risiko.

Masyarakat yang tinggal di wilayah rawan diimbau untuk terus memantau informasi cuaca terkini, menghindari aktivitas di daerah berlereng saat hujan deras, serta segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan tanda-tanda awal terjadinya longsor. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
BMKG: Musim Hujan Masih Berlangsung di Sumut, Waspadai Hujan Lokal
Kilas Balik Medan 2025: Banjir Renggut 20 Nyawa, DPRD Soroti Lemahnya Koordinasi
BMKG: Cuaca Sumut Didominasi Hujan Lebat, Waspada Gelombang Tinggi
Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Sumut, Hujan Lebat dan Banjir ROB Berpotensi Terjadi
Anggota DPD RI Dedi Iskandar Batubara: Pemerintah Lamban Tangani Bencana, Izin Tambang dan Kehutanan di Sumut Harus Dievaluasi Total
Taput Belum Pulih, Bibit Siklon Tropis Intai Hingga Akhir Desember
komentar
beritaTerbaru