Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 23 Januari 2026

11 Siswa SMA Negeri 1 Gido Belum Masuk Dapodik, Kepsek Tegaskan Tetap Sekolah

Normalius Gori - Senin, 19 Januari 2026 21:06 WIB
2.000 view
11 Siswa SMA Negeri 1 Gido Belum Masuk Dapodik, Kepsek Tegaskan Tetap Sekolah
Foto : SIB/Normalius Gori
DIWAWANCARAI: Bualaatulo Zebua

Nias(harianSIB.com)

Kepala SMA Negeri 1 Gido, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, Bualaatulo Zebua, angkat bicara terkait 11 siswa yang disebut belum terdata dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Ia menegaskan tidak ada satu pun siswa yang diterlantarkan oleh pihak sekolah.

Bualaatulo mengatakan, seluruh siswa tersebut tetap diterima di SMA Negeri 1 Gido dan sebagian sudah mengikuti proses belajar mengajar seperti siswa lainnya. Ia membantah anggapan bahwa sekolah menolak atau mengabaikan hak pendidikan para siswa.

"Tidak benar jika dikatakan siswa ditelantarkan. Mereka tetap kami terima dan sebagian sudah mengikuti kegiatan belajar di sekolah," kata Bualaatulo saat diwawancarai Jurnalis SIB News Network (SNN), Senin (19/1/2026).

Ia menjelaskan, dalam pertemuan beberapa hari lalu dengan orang tua siswa, pihak sekolah telah menyampaikan bahwa data siswa sebenarnya sudah diinput ke dalam sistem Dapodik, namun terkendala pada proses penarikan data secara teknis.

Baca Juga:
Menurut Bualaatulo, para orang tua juga telah memohon agar anak-anak mereka tetap dapat bersekolah di SMA Negeri 1 Gido sambil menunggu proses administrasi diselesaikan. Permohonan tersebut langsung dipenuhi oleh pihak sekolah.

"Kami menerima permohonan orang tua agar anak-anak mereka tetap belajar di sini, dan itu kami penuhi," ujarnya.

Bualaatulo mengungkapkan, proses administrasi baru bisa dilakukan setelah surat pelepasan dari sekolah asal diterbitkan pada Agustus 2025. Hal itu menyebabkan keterlambatan penginputan dan penyesuaian data siswa.

Selain itu, kendala lain muncul akibat keterbatasan jumlah siswa dalam satu rombongan belajar (rombel). Sesuai aturan Permendikbudristek, satu rombel maksimal diisi 36 siswa, sementara seluruh rombel di SMA Negeri 1 Gido sudah penuh.

Untuk mencari solusi, pihak sekolah telah menyurati Cabang Dinas Pendidikan agar memberikan kebijakan khusus. "Kami berharap ada solusi agar 11 siswa ini mendapatkan kepastian dan hak pendidikannya secara penuh," pungkasnya.(**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
SD Negeri di Mardinding Kekurangan Guru, Tapi Ada Guru Datang ke Sekolah Hanya Gajian
Gereja Pentakosta Sumatera Utara/Pinksterkerk Usul Hapus Pembahasan Sekolah Minggu di UU
65 Siswa/I YP Harapan Pematangsiantar Ikuti Perjusami di Bukit Hermon
Dewan Pendidikan Minta Disdik Pematangsiantar Data SD yang Siswanya Sedikit
Mendikbud Imbau Siswa untuk Hormati Guru
China Rekrut 31 Siswa Jenius untuk Jadi Ilmuwan Senjata AI
komentar
beritaTerbaru