Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 29 Januari 2026

Program CSR SOL Dorong Produktivitas Bawang Merah di Pahae Jae dan Pahae Julu

Bongsu Batara Sitompul - Kamis, 29 Januari 2026 18:55 WIB
99 view
Program CSR SOL Dorong Produktivitas Bawang Merah di Pahae Jae dan Pahae Julu
Foto dok Humas SOL
MEMANTAU KEBUN : Pihak dari SOL bersama PPL Pertanian di Kecamatan Pahae Julu memantau kondisi kebun bawang merah milik kelompok tani di Pahae Julu.

Tapanuli Utara(harianSIB.com)

Komitmen Sarulla Operations Ltd (SOL) dalam mendorong kemandirian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) di sektor pertanian.

External Relation SOL, Industan Sitompul kepada Jurnalis SIB News Network, Kamis (29/1/2025) mengatakan, hasil nyata dari program tersebut ditunjukkan oleh keberhasilan 6 kelompok tani dengan 74 anggota yang berasal dari Kecamatan Pahae Jae dan Kecamatan Pahae Julu Kabupaten Tapanuli Utara.

" Enam kelompok tani tersebut tersebar di Kecamatan Pahae Jae yakni kelompok tani di Desa Sigurunggurung dan Desa Pardamean Nainggolan serta di Kecamatan Pahae Julu yaitu, kelompok tani di Desa Simataniari dan Desa Janji Natogu. Melalui pendampingan intensif, para petani berhasil mencatatkan panen bawang merah sebesar 11.544 kg sepanjang tahun 2025 atau mencapai 2,4 kali lipat dari bibit yang telah ditanam, " jelasnya.

Industan mengatakan, panen tersebut merupakan hasil dari bantuan 5.404 kg bibit bawang merah yang disalurkan melalui Program CSR SOL pada Mei 2025 dan Oktober 2025.

Baca Juga:
" Dari total hasil panen, sebanyak 8.125 kg telah berhasil dipasarkan dengan nilai penjualan mencapai Rp350.531.000 dengan kisaran harga Rp20.000 hingga Rp40.000 per kilogram, " terangnya.

Industan mengungkapkan, meski mencatatkan hasil yang positif, program ini juga menghadapi tantangan berupa kondisi cuaca ekstrim. Musim kemarau panjang pada Mei–Agustus 2025 serta curah hujan yang sangat tinggi pada Oktober–Desember 2025 mempengaruhi produktivitas tanaman. Sehingga hasil panen dinilai belum sepenuhnya optimal sesuai dengan estimasi panen yang ditargetkan.

" Selain memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan pendapatan petani, program ini juga mendorong keberlanjutan diversifikasi usaha tani. Sebagian hasil panen dimanfaatkan kembali oleh anggota kelompok tani sebagai bibit untuk musim tanam berikutnya, sehingga siklus produksi dapat terus berjalan secara mandiri, " ujarnya.

Industan mengatakan, pendampingan pertanian bawang merah ini dilaksanakan melalui program CSR SOL dengan pendekatan terpadu, mencakup pemenuhan sarana produksi pertanian berupa bibit, mulsa, pupuk, dan pestisida, serta peningkatan keterampilan petani melalui pelatihan.

" Pendampingan dilakukan secara intensif mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga panen. Pelaksanaan program merupakan kerja sama dan koordinasi yang erat antara SOL dan Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Utara, khususnya melalui pendampingan bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di desa, " tuturnya.

Industan juga menambahkan, keberhasilan program ini menunjukkan bahwa diversifikasi komoditas melalui pendampingan CSR yang terencana dan berkelanjutan mampu menjadi salah satu alternatif dan solusi dalam peningkatan pendapatan masyarakat.

" SOL berharap program pertanian bawang merah ini dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal dan ketahanan pangan di wilayah operasional perusahaan, " pungkasnya. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Oknum Guru di SMAN 1 Pahae Jae Ditangkap Polres Taput
Pengurus MPC PP Taput Tuding Oknum Camat Pahae Jae Lakukan Pencemaran Nama Baik di Facebook
Bus A Tabrakan dengan Truk Fuso di Simasom Pahae Julu, Lalulintas Macet 2 Jam
Rumah Rianto Pangoloi Tambunan di Pahae Julu Terbakar
Polres Taput Tangkap Sopir Bus u201cAu201d Penabrak Anggota Polisi Hingga Tewas di Pahae Julu
Danramil 24 Apresiasi Kemeriahan Perayaan HUT ke-72 RI di Pahae Julu
komentar
beritaTerbaru