Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 08 Februari 2026

Tapteng Terima Bantuan Jaringan Air dari Yayasan Edro

Rosianna Anugerah Hutabarat - Sabtu, 07 Februari 2026 19:44 WIB
331 view
Tapteng Terima Bantuan Jaringan Air dari Yayasan Edro
Ist/SNN
Peresmian pembangunan bak air bersih di Sipange, Kecamatan Tukka, Sabtu (7/2/2026).

Tapteng(harianSIB.com)

Kerusakan sumber air di wilayah Tapanuli Tengah pascabencana banjir dan longsor mengakibatkan masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih untuk dipakai sehari-hari.

Relawan dari berbagai yayasan beramai-ramai memberikan bantuan salah satunya Yayasan Edro Cahaya Kasih, ambil bagian dalam proses pemulihan pemenuhan air bersih di Sipange, Kecamatan Tukka lokasi terdampak parah

Edro donasikan dana sebesar Rp262 juta untuk pembangunan jaringan distribusi air dengan pengadaan pipa sepanjang 2000 meter dan 4 unit bak air mencakup pemenuhan air untuk warga Desa Aek Garut dan Desa Sitio-tio Hlir, di Kecamatan Pandan.

Kehadiran bantuan Yayasan Edro, di Tapteng, difasilitasi oleh Sihar Sihite, yang merupakan advokat putra daerah asal Sipange.

Baca Juga:
Sekdakab Tapteng Binsar TH Sitanggang, mewakil pemerintah daerah, mengapresiasi kontribusi Yayasan Edro Cahaya Kasih membantu Pemkab Tapteng dalam mengatasi persoalan pemenuhan air bersih pascabanjir dan longsor.

"Bantuan pembangunan bak air dan pipanisasi ini, sangat berarti bagi kami khususnya warga Kecamatan Tukka dan Kecamatan Pandan karena air adalah kebutuhan makhluk hidup," ucap Binsar di Sipange, Sabtu (7/2/2026).

Acara peresmian juga dihadiri Staff Ahli PKK Tapteng Masnoni Simatupang bersama Kepala Dinas Kesehatan Lisnawati Panjaitan, Kepala Dinas Pertanian Jinto Siburian, dan Camata Tukka Yan Munzir Hutagalung.

Dalam kata sambutannya, Binsar juga menyampaikan apresiasi kepada tim medis dari Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan, yang pada acara peresmian memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi warga setempat.

"Terimakasih kepada FK UPH sudah menghadirkan profesor dan dokter spesialis mata, dokter umum, serta dokter spesialis neurologi untuk membantu pemeriksaan kesehatan dan pengobatan bagi warga kami," lanjutnya.

Pihak Yayasan Edro Chaya Kasih, Rara Manurung, mengaku merasa bangga bisa membantu pemulihan Tapteng, pascabencana lingkungan.

"Penamaan yayasan ini, diambil dari nama cucu saya bernama Edro, yang meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas dan kegiatan kemanusiaan ini, mewujudkan keinganan Almarhum Edro, yang gemar membantu sesama di masa hidupnya," terangnya.

Pendeta Sitompul, warga setempat, mengungkapkan rasa bahagianya karena tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih.

"Doa terbaik dari kami (warga), untuk Yayasan Edro dan tim medis FK UPH. Terimakasih sudah berkenan membantu kami," ungkapnya. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PN Kelas IB Kisaran Gelar Sosialisasi Aplikasi E-Court kepada Advokat
Menlu: Akses Air Bersih Jangkau 76% Masyarakat Indonesia
PN Kabanjahe Sosialisasi E-Court kepada Advokat
Wadah Tunggal Organisasi Advokat untuk Kepentingan Pencari Keadilan
Tim Advokat Minta Jamwas Kejagung Awasi Kinerja Kejari Belawan
Kementerian PUPR Didesak Tuntaskan Proyek Pembangunan Air Bersih Rp 50 M di Karo
komentar
beritaTerbaru