Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Kasus Anak Masih Perhatian Serius Kepolisian, 9 Kasus Anak Ditangani di Awal 2026 di Pematangsiantar

Andomaraja Paga Sitio - Selasa, 24 Februari 2026 15:36 WIB
120 view
Kasus Anak Masih Perhatian Serius Kepolisian, 9 Kasus Anak Ditangani di Awal 2026 di Pematangsiantar
(Foto: harianSIB.com/Andomaraja Sitio)
Kanit PPA Polres Pematangsiantar, IPDA Darwin Siregar, SH, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/2/2026) siang.

Pematangsiantar(harianSIB.com)

Kasus kekerasan dan perbuatan cabul yang melibatkan anak di Kota Pematangsiantar masih menjadi perhatian serius aparat kepolisian.

Sejak Januari hingga Februari 2026, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Pematangsiantar tercatat menangani sekitar sembilan perkara.

Hal tersebut disampaikan Kanit PPA Polres Pematangsiantar, IPDA Darwin Siregar, SH, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (24/2/2026) siang.

Ia mengungkapkan, kasus yang ditangani cukup beragam, mulai dari anak sebagai korban kekerasan, korban perbuatan cabul, hingga anak yang berhadapan dengan hukum sebagai pelaku.

Baca Juga:
"Sepanjang awal tahun 2026, Unit PPA telah memproses kurang lebih sembilan perkara yang melibatkan anak. Ada yang sebagai korban kekerasan dan perbuatan cabul, dan ada juga yang terlibat sebagai pelaku," ujarnya.

Darwin mengakui, secara jumlah terjadi peningkatan dibanding periode sebelumnya, meski tidak terlalu signifikan. Namun demikian, kondisi tersebut tetap menimbulkan keprihatinan.

"Memang ada kenaikan, tapi tidak terlalu tajam. Meski begitu, kami sangat prihatin karena kasus yang melibatkan anak masih terus terjadi," jelasnya.

Menurutnya, dalam satu bulan terakhir saja terdapat tiga kasus yang dinilai cukup mendesak dan memprihatinkan. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa perlindungan terhadap anak perlu mendapat perhatian lebih dari semua pihak.

Sebagai langkah pencegahan, Unit PPA Polres Pematangsiantar terus mengintensifkan edukasi dan penyuluhan dengan menggandeng instansi terkait. Sosialisasi dilakukan ke sekolah-sekolah serta menyasar masyarakat guna meningkatkan kesadaran tentang perlindungan anak.

Darwin menegaskan, anak merupakan generasi penerus yang harus dijaga bersama. Karena itu, peran orang tua dinilai sangat krusial dalam mengawasi aktivitas dan pergaulan anak sehari-hari.

"Kami berharap para orang tua lebih peka dan aktif memantau perkembangan serta lingkungan pergaulan anak. Dengan pengawasan yang baik, kasus serupa diharapkan bisa dicegah," pungkasnya. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sudung Situmorang Monitoring Penanganan Kasus Korupsi di Sumut
PN Tanjungbalai Vonis Mati Terdakwa Kasus 40,61 Gram Sabu
Dua Anggota Polisi Jadi Saksi Kasus Penangkapan Terhadap Terdakwa
LPA Sebut Ada Penurunan Kekerasan Terhadap Anak di Deliserdang
Kombatan Sumut Bersama Aparatur Kecamatan Bersihkan Parit di Medan Tuntungan
Terisak di DPR, Baiq Nuril Bicara Perjuangan di Kasus Rekaman Mesum
komentar
beritaTerbaru